riau24 Sejak 1950-an, Bumi Digempur Jutaan Sampah Antariksa | Berita Riau
Selasa, 22 Mei 2018

Sejak 1950-an, Bumi Digempur Jutaan Sampah Antariksa

3
Stasiun Ruang Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS). (Dok. NASA)
Berita Riau -  Sejak 1950-an, Bumi Digempur Jutaan Sampah Antariksa
Jakarta, Riau24.com - 'Dunia' di luar Bumi tentunya tak hanya diisi oleh planet-planet lain yang berjejer di dalam sistem tata surya, serta tidak melulu soal komet atau asteroid, namun juga puing antariksa yang biasa disebut sebagai space junk. Siapa sangka, Bumi kita telah dikelilingi oleh jutaan puing antariksa sejak era 1950-an.

Menurut Orbital Debris Program (ODP) dari badan antariksa Amerika Serikat, NASA, sejak tahun 1957 ada jutaan puing atau sampah antariksa yang terdiri dari beragam ukuran. 

Sejak satelit Rusia yang bernama Sputnik diluncurkan ke luar angkasa pada Oktober, 58 tahun lalu, badan antariksa dari berbagai negara mulai sering mengirim objek ilmiah lain agar mengorbit di sekitar Bumi.

Semakin banyak objek atau instrumen ilmiah yang mengangkasa di sekitar orbit Bumi, maka menghasilkan 'badai' puing antariksa yang jumlahnya seakan kian meningkat.
ODP pun menunjukan data bahwa saat ini ada sekitar 21 ribu potongan sampah dengan diameter ukuran lebih dari 10 sentimeter yang mengelilingi orbit Bumi. Kemudian untuk puing ukuran 1-10 sentimeter tercatat berjumlah 500 ribu potong.

Yang lebih parahnya lagi, sampah berukuran kurang dari 1 sentimeter yang 'menghiasi' orbit Bumi jumlahnya sebanyak 100 juta.

Mungkin membayangkan ukuran sekecil 1 sentimeter akan terdengar sepele, tapi nyatanya tidak semudah itu. Mengutip situs CNet, partikel sampah mungil tersebut mampu melintas dengan kecepatan mencapai 28.163 kilometer per jam dan bisa disebut cukup berbahaya.

"Bahkan sampah kecil bisa merusak pesawat antariksa jika mereka sedang melintas pada kecepatan tinggi," ungkap NASA. "Malah sejumlah jendela pesawat luar angkasa harus diganti karena rusak akibat sampah-sampah mungil ini."

Berikut video yang dirilis ke YouTube oleh seorang dosen sains dari University College London, Stuart Grey yang menampilkan ilustrasi dari jutaan 'gempuran' dramatis sampah antariksa di sekitar orbit Bumi selama enam dekade.

Diketahui Grey menggunakan data dari kelompok Space-Track yang khusus memonitor sampah antariksa.

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Senin, 02 April 2018 05:38 wib
Untuk cara selanjut nya juga, anda bisa kunjungi / hubungi kami di sini https://goo.gl/G158cA HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) Terimakasih atas perhatiannya
Juliana Lim
Selasa, 16 Januari 2018 09:43 wib
HUBUNGI KAMI: HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS)
ID303
Rabu, 03 Januari 2018 01:49 wib
Menyambut Imlek !!! Banyak penawaran promo . Silahkan add pin bbm kami : 7B3130BF ya Bos.. Salam dari kami id303 Kunjungi SABUNG AYAM kami di www(titik)ID303(titik)com Penawaran promo terbaik hanya di id303, bonus freechips imlek silahkan diklaim di 7B3130BF :) #ID303 #AgenTerbaik
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru