riau24 Marak Illegal Fishing Ini Penjelasan Nelayan Rohil | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Minimnya Pengawasan Laut,

Marak Illegal Fishing Ini Penjelasan Nelayan Rohil

0
Kapal patroli sembilang
Berita Riau -  Marak Illegal Fishing Ini Penjelasan Nelayan Rohil
Rohil, Riau24.com - Minim pengawasan Dinas Perikanan dan kelautan Rohil maupun Bengkalis maka banyaknya aksi penjarahan ikan oleh kapal jiran tetangga Malaysia diselat melaka, sangat disayangkan minimnya patroli laut mengawasi laut kita hal tersebut diungkap oleh Samsul 50 Tahun warga Nelayan Bagan Hulu, Sabtu (2/1/2016) dijalan perniagaan Bagansiapi. 

"Ia mengatakan Bahwa dirinya hanya sebatas makan gaji trip diboat warga tionghoa tak bisa berbanyaklah, namun hal ini semangat tetap kita pertahankan kenapa laut kita dengan hasil laut kekayaan kita yang melimpah tanpa adanya pengawasan laut, sudah hutan telah dikuasai oleh masyarakat luar, kini laut juga mau dikuasai oleh negara jiran tetangga," cetusnya Nelayan makan gaji. 

Sepanjang dirinya mengikuti menangkap ikan kelautan diperbatasan antara perairan Rohil dan perairan pulau rupat Bengkalis terus kenampakan kapal jiran tetangga dengan leluasanya menangkap ikan diperairan kita dengan mengunakan alat tangkapan yang canggih. 

Malahan kapal jiran tetangga Malaysia tersebut lebih nekad mendekati Nelayan Rohil, seperti laut kita bebas dijarah oleh siapa saja, namun ia mengatakan dirinya tak bisa berbuat banyak nama makan gaji trip terpaksa berdiam dirilah," jika dinas terkait memerlukan dirinya ia menyatakan siap membantu ikut patroli dimana lokasi perairan nelayan jiran tetangga Malaysia beraksi melakukan pencurian ikan diperairan kita," ujar Samsul. 

Terkait dengan penjarahan ikan diperairan selat melaka dekat lampu pusing, menurut Samsul saya telah melaporkan kejadian penjarahan ikan diperairan selat melaka oleh nelayan jiran tetangga kepada staf dinas perikanan bagian Ops laut dengan secara lisan, namun kelanjutannya terserah kepada dinas perikananan yang melakukan patroli pengawasan, kalau saya diikut serta patroli menunjukan lokasi perairan dimana tempat illegal fishing tersebut beraksi," tutup Samsul.

R24/awa/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru