riau24 Jumlah Lakantas di Rohul Meningkat | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Jumlah Lakantas di Rohul Meningkat

0
Kasat Lantas Polres Rohul AKP. Amru Hutauruk
Berita Riau -  Jumlah Lakantas di Rohul Meningkat
Rohul, Riau24.com - Kasat lantas Polres Rohul AKP. Amru Hutauruk menjelaskan, sesuai catatan Satlantas Polres Rohul, jumlah kecelakaan atau laka-lantas terbanyak ada pada Desember lalu. Dimana, telah terjadi laka-lantas sebanyak 19 kasus dengan Korban melinggal dunia 12 orang, luka berat 14 orang dan luka ringan sebanyak 19 orang.
 
AKP Amru menambahakan, jumlah di Desember terbilang banyak dari pada bulan lainya, Seperti di Januari kasus laka lantas hanya berjumlah 17 kasus, dengan korban meninggal dunia tujuh orang, luka berat 10 orang, dan 12 orang mengalami luka ringan.
 
Dirinya tidak mengerti, mengapa laka lantas terbanyak pada Desember, dibandingkan dengan bulan lainya. Secara rutinitas pihaknya sudah sering menggelar razia untuk menekan angka kecelakaan dan mengingatkan para pengendara untuk selalu melengkapi syarat-syarat berkendra. Seperti helm, surat-surat, jaket dan sebagainya.
 
"Memang tingkat kesadaran masyarakat Rohul sangat rendah sekali dalam melengkapi syarat dalam berkendara. Walaupun begitu, kita akan tetap terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati lalulintas dan melengkapi syarat berkendaraan," katanya (3/1/2016).
 
AKP Amru menjelaskan, penyebab terbanyak terjadinya laka-lantas, dikarenakan pengendara tidak mematuhi rambu-rambu lalulintas. Seperti melanggar lampu merah, kebut-kebutan dijalankan, tidak memahami tatacara berkendaran, dan lainya. Akibat nya, bukan hanya membahayakan pengendara, namun juga sangat membahayakan pengendara lainya. Sehingga sering terjadi kecelakaan ganda.
 
Di akui dirinya, laka lantas yang terjadi di Rohul selama 2015 mengalami peningkatan dibandingkan dengan 2014. Tercatat, selama 2015 sudah terjadi laka-lantas 143 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 69 orang, luka berat 130 orang dan Luka ringan 139 orang.
 
Sedangkan di 2014, jumlah laka-lantas yang terjadi sebanyak 134 kasus, dengan korban meninggal dunia 52 orang, luka berat 124 orang, dan 114 orang mengalami luka ringan.
 
Sementara, untuk kerugian materil akibat laka lantas yang terjadi di 2015 mengalami penurunan. Yang mana pada 2014 jumlah materil akibat laka lantas berjumlah sekitar Rp 619 juta. Sedangkan di 2015 mengalami penurunan, yakni berjumlah Rp 474 juta.
 
"Walaupun jumlah materil akibat laka lantas berkurang. Namun kasus nya meningkat dan korban meninggal dunia juga meningkat," ungkapnya.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, untuk 2016 pihaknya akan lebih gencar dalam melakukan langkah preventif dalam kejadian laka-lantas. Sehingga di 2016, jumlah laka lantas akan berkurang.
 
"Kita akan terus berupaya untuk menekan angka laka lantas, dengan memberikan pengarahan dan sosialisasi, sehingga laka lantas bisa menurun di 2016," tuturnya.
 
Bukan hanya itu saja, dirinya juga akan lebih memperketat dalam pengeluaran Surat Izin Mengemudi (SIM). Pasalnya, banyak kasus laka lantas yang terjadi, mereka juga sudah memiliki SIM. Tentunya, hal ini menjadi langkah dalam mencegah terjadinya laka lantas.

R24/awa/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru