riau24 Hadapi MEA, Disnakertrans Dumai Siapkan SDM | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Hadapi MEA, Disnakertrans Dumai Siapkan SDM

0
Drs. Amiruddin - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai
Berita Riau -  Hadapi MEA, Disnakertrans Dumai Siapkan SDM

Dumai, Riau24.com - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah diberlakukan akhir Desember 2015 lalu. Mau tidak mau, sumber daya manusia (SDM) harus siap. Kalau tidak, akan jadi penonton di negeri sendiri.

Dengan pemberlakukan MEA, persaingan bursa tenaga kerja semakin ketat dan kompleks. Kalau tidak mau kalah bersaing, maka SDM local harus siap. Menciptakan SDM siap pakai wajib dilakukan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Drs Amiruddin ternyata sudah masiasati hal tersebut dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan memprogramkan pelatihan tenaga kerja Dumai.

Kendati dana APBD Dumai tergolong minim dan tak mampu mengakomodir seluruh program pelatihan yang direncanakan, namun Disnakertrans Kota Dumai tak patah semangat, sejumlah perusahaan di Dumai dirangkul untuk bekerjasama meningkatkan SDM Dumai.

Pasalnya, perusahaan butuh tenaga skill. Untuk itu, data tenaga kerja yang dibutuhkan dirangkum untuk selanjutnya dilatih. Jika tenaga kerja tersebut sudah terlatih dan siap pakai, otomatis dapat tersalurkan dan ditampung perusahaan.

“Kita akan melakukan pelatihan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan dan pasar kerja yang tersedia,” tegas Amiruddin seraya menambahkan, Disnakertrans juga sudah memiliki data base tenaga kerja tahun 2015 s/d 2020.

Menurut Amiruddin, dalam rangka menghadapi MEA, pihaknya telah memiliki program mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan melakukann berbagai pelatihan. Diantaranya pelatihan yang bersumber dari APBD Dumai serta pelatihan dengan menggandeng perusahaan melalui program CSR.

Ada pun pelatihan dengan menggunakan dana APBD Tahun 2016, Disnakertrans Kota Dumai akan melakukan pelatihan kepada 120 orang meliputi pelatihan welder sertifikasi, boiler sertifikasi, pelatihan salon, pelatihan menjahit, bordisr, lokomotif dan pelatihan instalasi listrik.

Sementara untuk pelatihan usaha mandiri, pihaknya kata Amiruddin, akan menggandeng perusahaan dengan menggunakan dana tanggung jawab social atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di Dumai.

MEA tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja professional. Untuk itu tenaga kerja local harus memiliki daya saing tinggi.
Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan mengambil peran untuk meningkatkan rasa percaya diri SDM local. Tidak saja melalui peningkatan kompetensi di bangku sekolah dan sistem pembelajaran yang terus ditingkatkan, namun pelatihan keterampilan tenaga kerja wajib dilakukan.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah menetapkan 12 sektor prioritas yaitu pariwisata, kesehatan, logistik, penerbangan, komunikasi dan informatika, pertanian, kayu, karet, otomotif, tekstil atau garmen, elektronik dan perikanan.

Seiring dengan hal tersebut, pemerintah harus menyiapkan beberapa strategi kebijakan untuk mempersiapkan tenaga kerja. Pertama adalah percepatan penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di semua sektor.

Pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi kerja merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia yang berkualitas dan dalam persaingan global, kompetensi sangat penting sebagai bukti otentik atas kompetensi kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Salah satu upaya yang kita lakukan adalah mempersiapkan SDM terampil melalui pelatihan-pelatihan dengan menggunakan dana APBD Dumai serta dana CSR perusahaan,” tukas Amiruddin belum lama ini.

R24/awa/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru