riau24 Polresta Pekanbaru Tangkap Pelaku Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Polresta Pekanbaru Tangkap Pelaku Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal

0
Tersangka Penyelundupan BBM
Berita Riau -  Polresta Pekanbaru Tangkap Pelaku Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal
Pekanbaru, Riau24.com - Berkat informasi dari masyarakat, Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap pelaku penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) berbagai jenis. Pengerebekan dilakukan di TKP Jalan Gajah Mungkur, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Senin (4/1/2016) pukul 20.00 WIB malam kemaren. Dalam operasinya, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial RH seorang ibu rumah tangga berdomisili di Sei Kijang, Pelalawan sebagai pengelola minyak ilegal dan U sebagai sopir pengangkut.

Pantauan di TKP, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Aries Syarief Hidayat MM didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto membawa dua tersangka ke TKP untuk meminta keterangan lebih lanjut. Dikawasan rumah, BBM tertutup pagar semen dan berukuran besar itu dipenuhi puluhan derijen berbagai ukuran dan sekitar 10 buah Baby Tank.

"Jenis BBM seperti minyak tanah (mitan), premium dengan jumlah 10 ton atau 10 ribu liter," ujar Kapolresta Pekanbaru, Aries Syarief Hidayat kepada Riau24.com di TKP, Selasa (5/1/2016) siang.

Aries menjelaskan, dari jumlah 10 ribu liter itu terbagi dari 9 ribu liter Mitan 1 ribu liter premium, yang dijual pelaku kepada perorangan dan ada juga ke agen. BBM tersebut diambil dari Palembang dengan harga Rp3.500 dan dipasarkan di Pekanbaru dengan harga Rp5000. Setiap minggunya tersangka memasok BBM dengan jumlah 7 ribu liter.

Lebih lanjut diterangkannya, usaha penjualan BBM ilegal ini sudah berjalan selama delapan bulan hingga sekarang. Namun, tim Reskrim berhasil menyelidiki kurun waktu satu bulan. Sementara, Aries membeberkan nama pemodal dan memfasilitasi adalah seorang oknum polisi yang bertuga diluar jajaran Polresta Pekanbaru.

"Diduga inisialnya M. Bukan anggota kita di jajaran Polresta. Namun, kita masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini," katanya.

Menurut Aries, aksi penyelundupan BBM ilegal ini disinyalir jaringan lintas Kabupaten, dan dipasarkan di Pekanbaru dan sekitarnya.

Terkait TKP BBM ini, Aparat Kepolisian belum mendapat kepastian apakah rumah kontrak atau rumah pribadi. Sebab dua tersangka yang diamankan itu hanya sebagai pengelola dan supir. Sedangkan barang bukti lain yang diamankan, yakni satu unit mobil Toyota Dyna warna putih dan satu unit truk yang berisi beberapa derijen BBM.

"Kita masih melakukan pengembangan terkait keterlibatan diduga seorang oknum polisi tersebut. Sedangkan dua tersangka yang diamakan dijerat dengan Pasal 22 tahun 2001 UU Migas diancam diatas lima tahun penjara," jelasnya.

R24/awa/kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru