riau24 Miris... Gaji Guru Honor di Daerah Tertinggal di Bawah UMK Rohul | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Miris... Gaji Guru Honor di Daerah Tertinggal di Bawah UMK Rohul

0
Kadisdikpora Rohul M.Zen‎ M.M.pd
Berita Riau -  Miris... Gaji Guru Honor di Daerah Tertinggal di Bawah UMK Rohul
Rohul, Riau24.com - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Rokan Hulu (Rohul) M. Zen M.M.pd menghimbau kepada guru honor yang bertugas di daerah sulit atau daerah tertinggal agar terus meningkatkan kinerja karena pihaknya terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
 
"Guru honor didaerah sulit supaya meningkatkan kerjanya, dan kita menghubungi kepala daerah agar men‎ingkatkan kesejahteraan,"ucap M. Zen saat ditemui dikantornya, Selasa (5/12/2016).
 
M.Zen mengakui kesejahteraan guru honor di daerah tertinggal sangat memprihatinkan, apalagi dengan keterbatasan anggaran‎ pihaknya kesulitan meningkatkan kesejahteraan guru di daerah sulit.
 
"Kesejahteraan guru memprihatinkan, karena keterbatasan anggaran, membatasi kita meningkatkan kesejahteraan guru,"Ucapnya.

Bagi guru honor yang berada di daerah pelosok pihaknya akan meperjuangkan kenaikan honornya pada 2016. Pasalnya, saat ini guru honor yang berada di daerah pelosok Rohul, memiliki gaji jauh di bawah Upah Minimum kabupaten.
 
Dimana, bagi guru yang tamatan Sarjana digaji sekira Rp. 1,6 juta, sedangkan Diploma III dan dua dibayarkan sekira Rp. 1,4 juta setiap bulannya. Melihat honor yang dibayarkan, tentunya tidak sebanding dengan perjuangan dalam mencerdaskan anak bangsa.
 
Untuk itulah, pihaknya akan membicarakan hal ini kepada kepala daerah, dengan harapan bisa mendongkrak pendapatan para guru di daerah pelosok atau tertinggal. Pasalnya, kebijakan ada pada kepala daerah, pihaknya hanya bisa mengajukannya saja.
 
"Paling tidak di setarakan dengan UMK lah, biar pendapatan mereka bisa meningkat. Sehingga kesejahteraan para guru honor bisa membaik," jelasnya.
 
M.zen menjelaskan, saat ini ada sekitar 200 guru bantu yang tersebar diseluruh daerah tertinggal ‎di Rohul. Tentunya, jumlah tersebut masih dirasa kurang, bagi pendidikan Rohul.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, dengan memperjuangkan kesejahteraan para guru yang berada di daerah tertinggal. Diharapkan bisa memberikan nilai tambah dan semangat bagi guru untuk mencerdaskan generasi Rohul.
 
Dirinya juga berharap kepada guru yang berada di pelosok daerah untuk bersabar. Pihaknya tidak akan tinggal diam, dengan perjuangan yang ditorehkan para pahlawan tanpa tanda jasa ‎dalam memberikan ilmunya kepada anak-anak daerah tertinggal.
 
"Kami pasti akan memperjuangkan nasib para guru daerah tertinggal. Di 2016 ini, kita berharap pemerintah kita bisa meningkatkan honor para guru bantu," jelasnya.(ags)
 
R24/awa/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru