riau24 Polres Kuansing Bantah Anggotanya Terlibat dalam Kasus Penimbunan BBM | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Disebut Dibekingi Onum Polisi 'M',

Polres Kuansing Bantah Anggotanya Terlibat dalam Kasus Penimbunan BBM

0
Tersangka Penyelundupan BBM
Berita Riau -  Polres Kuansing Bantah Anggotanya Terlibat dalam Kasus Penimbunan BBM

Pekanbaru, Riau24.com - Adanya pengungkapan nama oknum polisi inisial M dalam temuan kasus penimbunan BBM oleh Polres Pekanbaru, Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, AKBP Edi Sumardi membantah keterlibatan anggotanya dalam kasus penimbunan ribuan liter minyak tanah di sebuah rumah mewah Jalan Gajah Mungkur, Harapan Raya Ujung, Kota Pekanbaru.

Kepada wartawan, Edi mengaku sudah memanggil oknum perwira berinisial M dan mengkonfirmasi keterlibatan penimbunan minyak tanah, yang diungkap Polresta Pekanbaru pada Senin (4/1/2016) sekitar pukul 20.00 WIB itu

"Tadi sudah saya suruh menghadap dan menjelaskan tentang kasus tersebut," kata Edi kepada melalui telepon genggamnya, Selasa (5/1/2015).

Penuturan M, sebut Edi, memang benar rumah tersebut miliknya tapi sudah lama tidak didiami. Di lokasi itu tinggal adik perwira M dan sudah lama tak dikunjungi.

"Penjualan minyak tanah tersebut tidak ada kaitannya dengan Pak M. Pelaku yang diamankan sudah lama diusir dari rumah karena merusak lahan dan membuat tanaman mati," tegasnya

"Karena Pak M tak tinggal disana, jadi beliau tak tahu lagi aktivitas itu. Demikian penjelasan Pak M kepada saya," kata dia lagi.

Sebelumnya dalam kasus ini, Polresta Pekanbaru mengamankan pelaku bernama Risma Hutagalung dan Untung. Nama pertama disebut sebagai pemilik usaha, sementara nama kedua merupakan sopir. Di lokasi, turut pula diamankan 10.000 liter minyak tanah, zat kimia untuk menjernihkan penjernihan minyak tanah, truk Dyna bermuatan minyak tanah sekitar 7.000 liter," kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono dalam keterangannya.

Selain itu, turut pula diamankan satu unit mobil Daihatsu pick up, dua unit pompa minyak, satu timbangan, drum kosong 20 buah, puluhan jirigen dan 10 buah baby tank. Putut menguraikan, minyak tanah ini diduga berasal dari daerah Palembang Sumatera Selatan dan rencananya di jual di Pekanbaru.

Rumah tersebut, tambah Putut, diduga digunakan sebagai tempat penyalinan minyak tanah. Modusnya yakni dengan menyalin minyak tersebut dari mobil truk ke tank berkapasitas ribuan liter yang sudah disiapkan.

R24/awa/kur

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru