riau24 Petani Kurang Minat Peremajaan Karet | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Petani Kurang Minat Peremajaan Karet

0
Salah satu bibit karet
Berita Riau -  Petani Kurang Minat Peremajaan Karet

Kuansing, Riau24.com – Sejak harga karet merosot tajam sejak dua tahun terakhir ini banyak warga enggan untuk membuat kebun karet baru. Meskipun Pemerintah telah memberikan bantuan bibit karet yang lengkap dengan bantuan pupuk, pemagaran dan sebagainya.

Buktinya, Program bantuan yang dilakukan Pemkab Kuantan Singingi melalui Dinas Perkebunan, dalam peremajaan pohon karet tua rupanya sepi peminat. Karena petani beranggapan hasilnya tidak sebanding dengan pengeluaran, karena harga karet mencapai Rp 5000 per kilogram.

Sehingga kebanyakan dari para petani karet tersebut, mulai beralih ke pekerjaan lain dan ini tentu saja sangat berdampak sekali dengan program yang telah diajukan oleh Dinas Perkebunan.

Sebab, Dinas Perkebunan Kuansing sudah menganggarkan setiap tahun, dan sejak dua tahun terakhir ini, program peremajaan karet yang dilakukan oleh Disbun Kuansing ternyata sepi peminat. "Ungkap Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi, H. Wariman, SP, M.Si ketika dihubungi Wartawan.

Menurutnya, Untuk tahun 2016 ini saja, Disbun mengakui cukup kesulitan mencari lahan program kerakyatan tersebut, padahal dianggarkan di APBD Kuansing sekitar 50 ha, dan Disbun kesulitan mencari lahan.

Salah satu penyebabnya, karena petani kurang berminat. Padahal program PKTR cukup membantu petani yang kebunnya tidak produktif lagi.

Padahal, ujarnya, Selain mendapatkan bantuan bibit karet, petani juga mendapatkan bantuan pupuk, pemagaran dan cincang lumpuk.

"Dirinya sangat berharap, hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat, supaya harga karet naik dan petani memperoleh kesejateraan," tukasnya.

R24/awa/zar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru