riau24 Korut Klaim Sukses Luncurkan Uji Coba Bom Hidrogen | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Korut Klaim Sukses Luncurkan Uji Coba Bom Hidrogen

0
Korut menyatakan memiliki senjata nuklir pada 2003, dan telah melakukan uji coba nuklir sebelumnya sebanyak tiga kali, yaitu pada 2006, 2009 dan 2013. (Reuters//Kim Hong-Ji)
Berita Riau -  Korut Klaim Sukses Luncurkan Uji Coba Bom Hidrogen
Jakarta, Riau24.com - Korea Utara meluncurkan uji coba bom hidrogen yang menyebabkan guncangan seismik di wilayah sebelah timur laut negara yang tertutup itu. Tiga tes nuklir sebelumnya, yang diluncurkan pada 2006, 2009 dan 2013, dilakukan di wilayah yang sama.

Pernyataan yang disiarkan dari stasiun televisi Korea Utara menegaskan bahwa peristiwa yang berlangsung pada Rabu (6/1/2016) pukul 10 pagi waktu setempat itu merupakan uji coba bom hidrogen, dikutip dari CNN.

Badan Geologi Amerika Serikat, USGS, yang mencatat guncangan seismik tersebut berkekuatan 5,1 SR terjadi sekitar 19 kilometer sebelah timur-timur laut dari Sungjibaegam.

Sementara, Badan meteorologi Korea Selatan mencatat "guncangan yang dibuat manusia" itu berkekuatan 4,3 SR.

Jaringan Pusat Gempa China yang berbasis di Beijing menduga peristiwa ini sebagai "ledakan."

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan segera mengadakan pertemuan darurat setelah terdapat laporan adanya gangguan seismik. Para pejabat Jepang juga tengah berdiskusi terkait hal ini.

Pejabat meteorologi Jepang mengamati gempa itu terjadi sangat dangkal, mirip dengan uji coba bom nuklir di Korut yang sebelumnya terjadi pada 2013. Lembaga ini memprediksi bahwa guncangan seismik itu diakibatkan dari uji coba nuklir, tetapi masih menganalisis data.

Menurut Insiatif Ancaman Nuklir di Washington, situs nuklir P'unggye merupakan "fasilitas yang luas dengan tiga pintu masuk melalui terowongan dan beberapa bangunan pendukung."

Rezim Korea Utara yang terisolasi secara internasional merupakan negara yang dijaga dengan militer yang ketat, dengan jumlah tentara aktif sekitar 1,2 juta orang dan 7,7 juta tentara cadangan.

Meski demikian, persenjataan konvensional yang dimiliki Korut sudah tua dan diyakini memiliki efektivitas yang terbatas. Korut nampaknya akan mengembangkan kemampuan nuklirnya. 

Korut menyatakan memiliki senjata nuklir pada 2003, dan telah melakukan uji coba nuklir sebelumnya sebanyak tiga kali, yaitu pada 2006, 2009 dan 2013.

Pada Mei lalu, Korut mengklaim memiliki kemampuan untuk meminiaturirasi senjata nuklir, suatu perkembangan yang akan memungkinkan penyebaran senjata nuklir melalui rudal. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS menanggapi klaim ini dengan menyatakan bahwa AS tidak yakin Korea Utara memiliki kemampuan seperti itu.

Mantan inspektur senjata PBB, David Albright, menyatakan kepada CNN pada tahun lalu bahwa Pyongyang bisa memiliki 10 sampai 15 senjata atom. Albright menyatakan bahwa jumlah itu bisa saja terus bertambah. 

Albirght meyakini Pyongyang memiliki kemampuan untuk meminiaturirasi hulu ledak nuklir untuk rudal jarak pendek, bukan rudal balistik antarbenua yang mampu mencapai Amerika Serikat.

Juli lalu, Korea Utara melalui pidato Kim Jong Un saat peringatan 62 tahun gencatan senjata dengan Korsel, menyampaikan retorika yang berisi ancaman terhadap Amerika Serikat. Menurut Kim, Korut telah memiliki senjata nuklir sendiri sehingga tidak lagi bisa diancam.

Menanggapi ancaman Korut, Pemimpin Komando Utara dan Komando Pertahanan Udara AS, Laksamana Bill Gortney, pada Oktober lalu menyatakan siap menghadapi ancaman nuklir Korut.

Korut adalah satu dari sembilan negara pemilik senjata nuklir, selain AS, Inggris, Rusia, Pakistan, Israel, Pakistan, India dan Perancis. Korut juga kerap melakukan uji coba rudal yang semakin menambah sanksi dan embargo terhadap negara itu. 

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru