riau24 2016, Pemerintah Bagikan Sejuta Lebih Sertifikat | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

2016, Pemerintah Bagikan Sejuta Lebih Sertifikat

0
Acara penyerahan sertifikat tanah oleh Mentri ATR/BPN, Ferry Musyidan Baldan
Berita Riau -  2016, Pemerintah Bagikan Sejuta Lebih Sertifikat

Jakarta, Riau24.com - Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) menjadi salah satu bentuk kegiatan pemerintah dalam memberikan hak atas tanah yang diselenggarakan secara massal.

Tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menaikkan target PRONA lebih dari 50 persen dibandingkan 2015.

"Tahun ini kita (Kementerian ATR/BPN) tingkatkan dan minta satu juta lebih. Targetnya menjadi 1.060.000 sertifikat yang nanti dibagikan," ujar Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan, kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Tahun 2015, kata Ferry, target PRONA sudah tercapai sebanyak 700.000 sertifikat. Baik tahun lalu maupun tahun ini, dari total target sertifikat yang ditentukan, sebanyak 50 persen difokuskan bagi para petani seluruh indonesia.

Program ini, lanjut Ferry, masuk dalam daftar program percepatan sejak 2015. Target PRONA sebanyak 1.060.000 sertifikat harus selesai sebelum Desember 2016.

Jika nanti dalam prosesnya target sertifikasi PRONA tercapai sebelum Desember, maka pemerintah akan meningkatkan kembali jumlahnya pada tahun berikutnya.

Ferry memperkirakan, kenaikan jumlah sertifikasi PRONA tahun depan bisa menjadi dua sampai tiga juta sertifikat.

Dia berharap, PRONA bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah.

Adapun kewajiban yang harus dipenuhi agar masuk dalam program PRONA adalah menyiapkan Alas Hak Bukti Perolehan Tanah yang akan dijadikan dasar pendaftaran tanah sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu peserta PRONA juga wajib menunjukkan letak dan batas-batas tanah yang dimohon, menyerahkan Bukti Setor Bea Perolehan Hak Atas tanah dan Bangunan (BPHTB) dan bukti setor Pajak Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PPh). 

Kewajiban terakhir, peserta harus memasang patok batas tanah sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain ditujukkan bagi petani, PRONA juga berlaku bagi masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah dan memiliki penghasilan tidak tetap antara ain nelayan pedagang, peternak, pengrajin, buruh musiman, dan lain-lain.

R24/rno 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru