riau24 Konsumen jadi Korban, tapi YLKI Menilai Kontrol Disperindag yang 'Impoten' Terhadap Indomaret | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Konsumen jadi Korban, tapi YLKI Menilai Kontrol Disperindag yang 'Impoten' Terhadap Indomaret

0
Berita Riau -  Konsumen jadi Korban, tapi YLKI Menilai Kontrol Disperindag yang 'Impoten' Terhadap Indomaret
Pekanbaru, Riau24.com - Terkait ada polemik pembohongan publik yang dilakukanya ritail Indomaret, terhadap konsumen disalah satu ritail berada di Jalan Kulim No 1-2 Pekanbaru. Konsumen ini merasa tertipu dengan harga yang tertera di price list produk, dengan harga di struk pembelian.
 
Sehingga kondisi ini terus menjadi sorotan terhadap sikap Indomaret yang seakan sudah melakukan itu pembohongan publik. Dimana, hal itu ada disikapi DPRD Pekanbaru yang berencana memanggil pihak Indomaret agar beri penjelasanya terkait kecurangan harga di salah satu gerainya di Kota Pekanbaru.
 
Lain diungkap Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Riau didalam menyikapi keluhan warga tersebut. Seperti diungkap Ketua
YLKI Riau Sukardi. Dikatakannya, terjadi seperti ini disebabkan tidak konsistennya intansi terkait dalam melakukan pengawasan. Maka itu muncul hal-hal seperti demikian.
 
"Pembohongan publik yang terjadi Indomaret itu seharusnya dilanjut ke penegak hukum. Tetapi, dalam hal ini merupakan lemah daripada kontrol instansi terkait. Semisal ini dari Disperindag melalu tindakkan pengawasan lapangan. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Apalagi kalau ada unsur penipuan," terangnya.
 
Pasalnya ini, masyarakat sebagai konsumen mempunyai hak untuk dilindungi sesuai undang-undang yang mengatur. Maka diharapkan
pada masyarakat konsumen yang dirugikan ataupun menemukan ini adanya indikasi penipuan, segera melapor ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjut yang sesuai aturan. 
 
"Di Undang-undang Perlindungan Konsumen, ada hak masyarakat untuk dilindungi di sana, dan juga kewajiban harus dipatuh kalangan pengusaha itu sendiri. Apalagi itu, kalau sudah ada unsur penipuan, dan pihak pengusaha tentu dapat sanksi pidana. Pengusaha sendiri berkewajib itikad baik," katanya.
 
Diberitakan, salah satu konsumen Indomaret merasa dibohongi saat membeli salah satu produk di ritail waralaba tersebut yang berada di Jalan Kulim No 1-2. Awalnya, ada konsumen ketika membeli sabun pencuci tangan Lifebuoy dengan terpampang harga itu Rp13.900. Tetapi dikasir ternyata Rp19.900.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru