riau24 Ekonom: Konflik Arab-Iran Sengaja Didesain untuk Kerek Harga Minyak | Berita Riau
Kamis, 24 Mei 2018

Ekonom: Konflik Arab-Iran Sengaja Didesain untuk Kerek Harga Minyak

1
Ilustrasi. (FOTO: Reuters/Todd Korol)
Berita Riau -  Ekonom: Konflik Arab-Iran Sengaja Didesain untuk Kerek Harga Minyak
Jakarta, Riau24.com - Ekonom Indef Enny Sri Hartati menilai ketegangan yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran sengaja diciptakan untuk memicu kenaikan harga minyak dunia yang memang sedang dilanda penurunan tajam.

Menurut dirinya, Arab Saudi yang notabene merupakan negara yang mengandalkan penerimaan negara dari sektor perminyakan merasa kewalahan ketika kondisi minyak dunia dilanda pelemahan harga. Pasalnya, negara tersebut tidak bisa mengandalkan penerimaan lain selain dari sektor minyak, karena Arab Saudi tak mengenal praktek perpajakan.

"Kalau saya sebagai Raja Arab, saya akan mendesain konflik kalau enggak mau fiskalnya jebol. Fiskalnya 80 persen berasal dari minyak dan semenjak harga minyak turun sudah berkurang 22 persen," kata Enny di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2016).

Apalagi, di tahun ini pertama kalinya Amerika Serikat juga memperbolehkan ekspor minyak, sehingga suplai berlebih. Sehingga memang akan jadi pertarungan berat, dan Arab Saudi tidak punya pilihan lain.

"Arab sangat bergantung pada harga minyak. Maka harus diciptakan konflik," pungkasnya.

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Rabu, 04 April 2018 06:02 wib
Cukup anda menglike Facebook kami dan melakukan deposit minimal 50ribu Untuk cara selanjut nya juga, anda bisa kunjungi / hubungi kami di sini https://goo.gl/YDBXRg HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) Terimakasih atas perhatiannya
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru