riau24 Pemko Pekanbaru Berniat Tambah Saham | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pemko Pekanbaru Berniat Tambah Saham

0
Berita Riau -  Pemko Pekanbaru Berniat Tambah Saham
Pekanbaru, Riau24.com - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mengakui memperoleh keuntungan dengan menjadi pemegang saham pada Badan Usaha Milik Daerah, setempat yang diikutinya seperti PT. Bumi Siak Pusako, dan Bank Riau-Kepri.


"Saham Pemerintah Kota di BUMD perlu dipertimbangan untuk ditambah, karena perusahaan ini menjanjikan," ungkap Wali Kota Pekanbaru, Firdaus melalui telpon seluler di Jogjakarta, Minggu (10/02/2016).

Menurut Firdaus, dengan ikutnya menjadi pesaham pada dua perusahaan ini maka Pekanbaru tiap tahunnya memperoleh deviden. Dividen ini lumayan besar dan membantu menambah kas daerah sebagai sumber pemasukan lain-lain.

Ia menganalisa selama ini saham Pemko yang ada di dua BUMD tersebut lumayan menjadi sumber pemasukan. Karena perusahaan yang ditumpanginya menjanjikan. Demikian juga kedepan sebab bergerak di sektor pertambangan dan gas serta perbankan.

"Niat nambah ada, Namun masalahnya, uang yang didapat sebagai penerimaan pada APBD masih pas-pasan untuk menggerakkan dan membiayai kebutuhan Pembangunan di masyarakat. Rencana pembangunan daerah Pekanbaru yang lebih membutuhkan. Tahun 2016-2017 kita tuntaskan dulu pembangunan infrastruktur Pekanbaru, setelah itu siapapun Walikotanya pastilah bersedia menambah sahamnya di PT.Bumi Siak Pusako dan Bank Riau -Kepri. Saat ini saham kita masih kecil tidak sampai 10 persen,"tuturnya.

Namun ia yakin untuk dua tahun mendatang Pemko sudah bisa bergerak, dan menyisihkan lagi dananya untuk menambah saham pada kedua BUMD tersebut. Ia bahkan berjanji jika menang lagi pada pemilihan Kepala Daerah serentak yang digelar 2017, akan menambah porsi saham pemko pada kedua BUMD.

Sempat diberitakan, dividen atau pembagian keuntungan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Riau yang bergerak di bidang minyak bumi dan gas yakni Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako ke pemerintah provinsi diperkirakan turun tahun 2016 karena harga minyak mentah dunia yang merosot.

"BOB PT BSP mengalami penurunan keuntungan, jadi tidak bisa lagi didorong. Biasanya memberikan dividen 10, tapi karena kondisi hari ini mungkin lima yang bisa mereka berikan, itu yang bisa kita terima," sebut, Asisten II Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Masperi di Pekanbaru

Penurunan itu terjadi karena harga minyak mentah saat ini sudah 32-33 dolar per barel dan mengalami level terendah. Jumlah itu jauh menurun dari beberapa tahun lalu yang sempat mencapai harga tertinggi di atas 100 dolar per barel.
R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru