riau24 Pemerintah dan Freeport Wajib Patuhi Dua Aturan Ini | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pemerintah dan Freeport Wajib Patuhi Dua Aturan Ini

0
Ilustrasi tambang Freeport. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Berita Riau -  Pemerintah dan Freeport Wajib Patuhi Dua Aturan Ini
Jakarta, Riau24.com - Anggota Komisi VII DPR-RI Kardaya Warnika mengimbau pemerintah seharusnya konsisten mematuhi dua aturan yang mengatur tentang perpanjangan operasi perusahaan pertambangan. Dengan demikian, tidak akan muncul polemik-polemik terhadap PT Freeport Indonesia (PT FI) diakhir masa operasinya pada 2021.

Tak hanya pemerintah, lanjut Kardaya, PT FI juga seharusnya menaati peraturan yang menyatakan pasca 2021 tidak ada lagi kontrak karya, namun yang ada hanya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Keduanya pun dinilai tidak menaati ketentuan. Perpanjangan operasi itu direnegosiasikan antara pemerintah dengan Freeport. Kardaya menuturkan, renegosiasi perpanjangan tidak diatur dalam kedua peraturan tersebut.

"Namanya izin usaha tidak ada negosiasi. Kalau itu dilakukan maka hancur. Kalau itu dinegosiasikan maka ada sesuatu yang tidak jelas," kata Kardaya saat diskusi di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Anggota Fraksi Gerindra itu menjelaskan perpanjangan operasi pertambangan itu sudah jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Undang-Undang Minerba menyatakan kontrak karya dihormati hingga masa berlakunya. Dan PP 77 mengatur permohonan perpanjangan disampaikan dua tahun sebelum kontrak berakhir," jelas dia.

Dia menambahkan, apabila kedua aturan tersebut dipatuhi pasti masalah Freeport ini tidak akan ada dan juga tidak menciptakan kegaduhan.

"Kalau itu diikuti kedua belah pihak maka tidak gaduh," pungkas dia.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru