riau24 Fendri Jaswir: Disesalkan Sikap Telkomsel, tetap Menagih GPRS Meskipun telah Diblokir | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Fendri Jaswir: Disesalkan Sikap Telkomsel, tetap Menagih GPRS Meskipun telah Diblokir

0
Berita Riau -  Fendri Jaswir: Disesalkan Sikap Telkomsel, tetap Menagih GPRS Meskipun telah Diblokir
Pekanbaru, Riau24.com - Fendri Jaswir, salah seorang pelanggan Telkomsel ini lakukan protes atas kebijakannya perusahaan telepon seluler tersebut. Pasalnya, sudah merugikan dirinya, tetap menagih GPRS. Meski, nomor handphone telah diblokir. 
 
"Saya kesal dan marah daripada kebijakkan Telkomsel. Disebab ini, perusahaan telepon seluler sudah merugikan diri saya. Dengan ada menagih GPRS. Meskipun nomor handphone telah diblokir. Ini yang saya tidak dapat terima," ungkap Fendri Jaswir.
 
Kepada wartawan, dia menyebut. dirinya ini punya dua nomor Kartu Hallo yakni 0812751XXXX, serta 0811751XXXX. Yang satunya itu, memang digunakan paket BB dan satu lagi untuk Android. Kedua ini berlangganan pasca bayar. Total langgannya sekitar Rp 300 ribuan per bulan.
 
Dimana, diakhir Oktober sampai awal November 2015 lalu, dirinya 
melakukan kunjungan keluarga ke Kualalumpur, Malaysia. Sampai di negera jiran tersebut memang itu menggunakanya paket BB seperti biasanya. "Tapi saya hanya sekali menelepon, karena saya ini takut kena roaming," ujarnya.
 
Tapi, setelah sampai di tanah air, tagihan kartuhalo itu membludak. Tagihan dibulan November 2015 menjadi Rp 1.202.431. Tentu hal itu menjadi pertanyaan. Maka itu,
mempertanyakannya ke Grapari Telkomsel di Pekanbaru. Setelah dicek, ternyata kena roaming dan internet sebesar Rp 800 ribu.
 
"Setelah dicek, ternyata ada kena roaming dan internet Rp800 ribu, untuk selama empat hari. Karena itu saya protes pada manajemen Telkomsel yang karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tapi, malahan mereka ini menyalahkan saya. Karena, tidak memberitahu ke luar negeri," ujarnya.
 
Fendri yang juga mantan anggota DPRD Riau ini mengatakan, pada masalah ini sangat keberatan dan keluhan disampaikan itu, akhirnya dicatat petugas Telkomsel, Renny yang akan diterima oleh Manager Grapari Telkomsel Pekanbaru dan untuk dilanjutkan ke Jakarta. Tapi tidak ada kabar lanjutan.
 
"Sampai sekarang, tidak ada juga jawaban daripada pengaduan dan keberatan saya,'' ujarnya. Namun ditambah wartawan senior di Riau ini, pada hari Rabu (13/1) datang lagi itu tagihan tambahanya bulan Desember 2015 yaitu sebesar Rp 379.500. Padahal awal Desember 2015, kedua nomor tersebut telah diblokir oleh Telkomsel. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru