riau24 Stoner: Rossi Gagal Juara Karena Kesalahannya Sendiri! | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Stoner: Rossi Gagal Juara Karena Kesalahannya Sendiri!

0
Detik-detik sebelum terjadinya insiden senggolan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di MotoGP Sepang, Malaysia (Foto: Capture MotoGP)
Berita Riau -  Stoner: Rossi Gagal Juara Karena Kesalahannya Sendiri!
Bologna, Riau24.com - Kegagalan Valentino Rossi meraih gelar juara dunia MotoGP ke-10 nya musim lalu masih menimbulkan pro-kontra. Ada yang bilang Rossi gagal karena adanya konspirasi, namun, tak jarang juga yang menyebut Rossi gagal karena kesalahannya sendiri.

Kompetisi MotoGP musim lalu berjalan sangat panas. Bahkan menghadirkan kontroversi jelang kompetisi berakhir. Insiden senggolan antara Rossi dan Marc Marquez hingga berujung penalti, membuat The Doctor harus gagal merebut gelar juara dunia ke-10 nya.

Rossi mengaku, kegagalannya itu lebih dikarenakan adanya konspirasi antara Marquez dan Lorenzo di beberapa seri terakhir. Rossi menuding Marquez dengan sengaja membantu Lorenzo jadi juara dunia.

Akan tetapi, beberapa orang justru menilai bahwa kegagalan Rossi musim lalu dikarenakan kesalahannya sendiri, terutama saat MotoGP Malaysia di mana insiden senggolan itu terjadi. Juara dunia MotoGP dua kali, Casey Stoner adalah salah satunya.

"Saya mengerti mengapa Valentino Frustrasi di Sepang. Tapi, dia telah kehilangan kontrol. Saya justru mengharapkan dia bisa lebih dewasa, mengingat pengalaman yang dimilikinya," ujar Stoner.

"Valentino sendiri yang telah merusak peluangnya jadi juara dunia," lanjutnya.

Selain aksi di Sepang, Stoner mengaku sangat terkesan dengan performa Rossi sepanjang musim lalu. Namun, demikian, ia juga tak menutup mata dengan performa Jorge Lorenzo yang menurutnya juga pantas dinobatkan sebagai juara dunia.

"Saya tidak berpikir orang-orang bakal menduga Rossi bisa tampil seperti itu (apik) sejak seri pertama. Tapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa Jorge juga pantas jadi juara dunia. Dia membalap dengan lebih baik dan memenangi lebih banyak seri," imbuhnya.

"Ada satu fakta menarik yang bisa jadi rujukan. Valentino Rossi hanya dua kali dipaksa bertarung memperebutkan juara dunia hingga seri terakhir, dan ia kalah di dua kesempatan itu. Dia berada dalam tekanan pada GO Valencia di 2006 dan 2015," kata pria yang kini menjabat sebagai test rider Ducati itu.

"Valentino selalu memenangi kejuaraan dengan marjin poin yang besar atau paling tidak saat balapan menyisakan satu seri. Tapi, tahun ini Jorge memiliki momentum di seri terakhir. Saya rasa, meski tanpa penalti Rossi, Jorge akan tetap keluar sebagai juara dunia," tutup juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 ini. 

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam