riau24 Bahrun Naim, Dugaan Satu Nama Pengendali Teror Jakarta | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Bahrun Naim, Dugaan Satu Nama Pengendali Teror Jakarta

1
Petugas kepolisian berlari menuju ke arah gedung Sarinah untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan yang dilakukan sejumlah teroris ke beberapa gedung dan pos polisi di Jakarta, Kamis, 14 Januari 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Berita Riau -  Bahrun Naim, Dugaan Satu Nama Pengendali Teror Jakarta
Jakarta, Riau24.com - “Sangat besar kemungkinan (itu ISIS)" Kalimat itu meluncur dari Bos Intelijen Indonesia, Sutiyoso, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, tak lama berselang setelah sebuah serangan teror menghentak kawasan MH Thamrin, Jakarta. 

Menurut Sutiyoso, kelompok yang hingga saat ini diyakini berjumlah lima orang itu terafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ucapan Sutiyoso lantas diamini oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro DKI Jakarta, Inspektur Jenderal Tito Karnavian. Menurut Tito ada satu nama yang diyakini sebagai otak dari serangan mematikan pada siang tadi. Bahrun Naim.

“Jaringan pelakunya sebetulnya berhubungan dengan kelompok ISIS di Raqqa,” kata Tito.

CNNIndonesia.com mencari dan menelisik ihwal sebuah nama yang dilontarkan dengan terang oleh sang jenderal. Berdasarkan penelusuran, kuat dugaan memang kelompok teror itu dikuasai Bahrun, seorang sarjana Teknik Informatika.

Berdasarkan sumber CNNIndonesia.com, Bahrun Naim mengepalai sedikitnya dua kelompok teror. Pertama, kelompok Solo yang diduga pimpinan Abu Jundi, yang sudah tertangkap, dan kelompok Bekasi.

Sumber CNNIndonesia.com juga mengatakan, sebenarnya upaya teror hendak dilakukan pada Desember lalu. Namun baru terlaksana hari ini. Informasi itu selaras dengan ucapan Wakil Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

Menurut Budi, pihaknya sudah mendeteksi ada komunikasi kelompok Suriah dan kelompok Solo yang dipimpin Abu Jundi. Kelompok ini disebut sudah membuat persiapan dengan anak-anak sel untuk melakukan serangkaian peledakan bom. 

“Yang seharusnya dimainkan pada malam Tahun Baru. Tapi karena kami bisa antisipasi, kami bisa tangkap lebih dulu,” kata dia.

Terpantau Lewat Aplikasi Telegram

Sumber CNNIndonesia.com bercerita soal adanya hubungan komunikasi yang dimaksud Budi Gunawan. Komunikasi itu, terpantau pada medio Agustus 2015. Media komunikasi yang mereka lakukan melalui aplikasi Telegram.

“Intinya sudah ada persiapan,” kata sang sumber.

Pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi soal detail informasi ini. Saat CNNIndonesia.com bertanya soal itu, kepolisian hanya menyatakan semua masih dalam pengejaran. 

Kamis menjelang siang, sebuah rentetan serangan berupa ledakan dan tembakan meletus di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Puluhan orang menjadi korban, sebanyak tujuh orang meninggal. Lima orang pelaku tewas di tempat karena bom bunuh diri dan ditembak peluru polisi. Serangan teror melanda Jakarta.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Noala
Jumat, 03 November 2017 21:48 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/lm3HgNo.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru