riau24 Adukan Dubes, Staf KBRI Argentina Diminta Lapor Tiap 2 Pekan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Adukan Dubes, Staf KBRI Argentina Diminta Lapor Tiap 2 Pekan

1
Staf KBRI di Buenos Aires, Argentina yang mengeluhkan perlakuan tidak baik Duta Besar Jonny Sinaga diwajibkan melaporkan perkembangan setiap dua pekan. (Dok. Kemlu.go.id)
Berita Riau -  Adukan Dubes, Staf KBRI Argentina Diminta Lapor Tiap 2 Pekan
Jakarta, Riau24.com - Kementerian Luar Negeri menindaklanjuti keluhan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Buenos Aires atas perlakuan tidak baik Duta Besar RI untuk Argentina, Jonny Sinaga, dengan meminta seluruh karyawan memberikan laporan perkembangan setiap dua pekan sekali.

"Kami meminta semua staf KBRI untuk memberikan laporan setiap dua minggu sekali terhitung mulai 6 Januari selama tiga bulan untuk melihat perkembangan dan memastikan mereka melakukan segala fungsi perwakilan dengan baik," ujar Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri, Ferry Adamhar, dalam jumpa pers di Kemlu, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

Keputusan ini diambil setelah tim Kemlu kembali mendapat laporan dari empat staf KBRI Argentina bahwa perilaku Dubes Jonny tak kunjung berubah pasca proses pemeriksaan.

Menurut Ferry, tim Kemlu sudah menerima laporan keluhan dari staf KBRI Argentina sejak 28 Agustus 2014 dan langsung mengirimkan perwakilan untuk mencari fakta. Mereka meminta pihak KBRI Argentina untuk menyelesaikan masalah internal tersebut.

Tak ada perubahan hingga November, Kemlu meminta Jonny datang ke Indonesia pada 15 Desember untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Proses ini dipimpin oleh Wamenlu [AM Fachir]," kata Ferry.

"Pada 17 Desember, kami melakukan teleconference dengan staf KBRI untuk konfirmasi keterangan dubes," tutur Ferry.

Kemlu lantas menyatakan akan melakukan proses pemantauan selama tiga bulan untuk memastikan KBRI Argentina dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

"Kita akan tindak lanjuti lagi jika tidak ada perubahan. Dari laporan harian, mereka kelihatannya sudah menjalankan tugas dengan baik," kata Ferry.

Dalam surat yang diterima CNN Indonesia, para diplomat mengaku tertekan secara fisik dan psikologis atas perilaku buruk Jonny yang juga merangkap sebagai duta besar RI untuk Paraguay dan Uruguay. Terutama adalah perlakuan Jonny yang menurut sumber, "mesum" terhadap para staf wanita.

Sumber yang enggan disebut namanya mengatakan, tim Kemlu telah menerima bukti pelecehan dan perbuatan tidak menyenangkan oleh Jonny terhadap para wanita yang diserahkan para pelapor, termasuk bukti percakapan BBM yang dinilai tidak pantas.

"Antara lain [Dubes] mengajak staf wanita untuk bekerja di kamar tidur dubes. Orang yang sama pernah dipanggil ke wisma dan dubes hanya menerima dengan mengenakan boxer. Staf wanita lain dipanggil ke ruangan hanya untuk difoto-foto tanpa izin," ujar sumber.
 

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 12:34 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru