riau24 Dia Menjaga Wibawa DPR atau Melindungi Koruptor | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Wakil Ketua DPR Tolak Penggeledahan Ruang Fraksi PKS

Dia Menjaga Wibawa DPR atau Melindungi Koruptor

1
Polisi mengawal penggeledahan KPK di ruang Fraksi PKS di gedung DPR. (MI/Susanto)
Berita Riau -  Dia Menjaga Wibawa DPR atau Melindungi Koruptor
Jakarta, Riau24.com - Debat antara Wakil Ketua DPR Fahri hamzah dengan penyidik KPK di gedung DPR, saat akan menggeledah ruang Fraksi PKS, pada Jumat 15 Januari, dipertanyakan Peneliti Senior Formappi Lucius Karus. Apa motif keberatan Fahri, yang menolak ruang Fraksi PKS digeledah. 

"Fahri Hamzah itu kepetingannya apa, mencegah penyidik KPK. Patut dipertanyakan, motif dia apa sebagai pimpinan DPR, dia menjaga wibawa DPR atau melindungi koruptor," ujar Lucius kepada Metrotvnews.com, Sabtu (16/1/2015). 

Padahal, menurut Lucius, penggeledahan sudah berlangsung lama dan bukan hanya ruang Fraksi PKS yang digeledah. Selain itu, Lucius mengungkap, DPR sudah menjadi pelanggan tetap KPK setiap ada penggeledahan.

"DPR ini, lembaga yang jadi pelanggan tetap KPK. Karena anggotanya rutin melakukan tindak pidana korupsi, dan itu berarti tindakan penggeladahan bukan kali pertama," jelas dia. 

Lucius menyebut, Fahri sebagai pahlawan kesiangan yang tiba-tiba muncul. Terlebih, kemunculan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS ini secara tiba-tiba, dan muncul saat KPK akan menggeledah ruang fraksinya tersebut. 

"Kemana Fahri Hamzah pada penggeledahan sebelumnya. Kenapa ketika menggeledah Fraksi PKS, dia baru muncul. Bak pahlawan kesiangan, menjadi pembela dan mengusir penyidik KPK dari DPR. ini harus dipertanyakan ada apa, kenapa hanya pas Fraksi PKS," bebernya. 

Seperti diketahui, Fahri dan anggota Fraksi PKS Nasir Djamil sempat cekcok dengan penyidik KPK sebelum menggeledah ruang kerja anggota Fraksi PKS Yudi Widiana. 

Sebelumnya penyidik KPK menggeledah ruang kerja anggota Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti, dan anggota Fraksi Golkar Budi Supriyanto. Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan suap Damayanti, untuk mengamankan proyek insfrastruktur di Ambon oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016. Saat penggeledahan, penyidik KPK dikawal anggota Brimob bersenjata lengkap. 

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 16:54 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/OCqzaXt.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru