riau24 ARB Isyaratkan Tolak Rekomendasi Mahkamah Partai Golkar | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

ARB Isyaratkan Tolak Rekomendasi Mahkamah Partai Golkar

1
Sumber foto : Indra Kusuma
Berita Riau -  ARB Isyaratkan Tolak Rekomendasi Mahkamah Partai Golkar

Riau24.com - Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie (ARB) mengisyaratkan menolak rekomendasi mahkamah partai, yakni ditunjuknya tim transisi kepengurusan yang diketuai Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyelenggarakan musyawarah nasional (Munas) rekonsiliasi.

"Sebagai negara hukum, kita harus menggunakan solusi hukum. Sedang sebagai pimpinan partai, saya akan terus bekerja sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tanggai Partai Golkar. Salah besar kalau saya tidak menjaga anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai," ujar ARB di Bali, Minggu (17/1/2016).

Langkah damai sudah pernah dilaksanakan tahun lalu. Kedua pemimpin -- Kubu Munas Bali yang dipimpin ARB dan kubu Munas Ancol pimpinan Agung Laksono -- sudah sepakat untuk berdamai. ARB dan Agung berjumpa di Lantai 27, Graha Niaga, Jakarta, Kamis (29/10/2016). Tapi, langkah selanjutnya kandas karena masing-masing menempuh jalan hukum.

Menurut ARB, pihaknya sudah memenangkan perkara di Mahkamah Agung (MA) ketika institusi hukum tertinggi itu mengabulkan gugatan Golkar versi Munas Bali, 25 Oktober 2015. Pada level kasasi kemenangan kubu Golkar versi Munas Ancol dikukuhkan.

Majelis hakim dalam pertimbangannya menilai putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 18 Mei 2015 sudah benar dan tepat. Sehingga majelis kasasi sependapat dengan pertimbangan hukum putusan tersebut bahwa sengketa itu merupakan sengketa tata usaha negara

Saat ini, kata ARB, pihaknya menunggu keputusan MA atas kasus perdata. Pada 2 November 2015, kubu Agung mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Jakarta ke MA.

"Vonis MA ini yang sedang kami tunggu. Kalau menang, sengketa mestinya selesai sesuai kesepakatan tahun lalu," ungkapnya.

Tahun lalu, ARB dan Agung pernah menandatangani kesepakatan bahwa siapa pun yang menang di pengadilan, pihak yang kalah harus mengakui. Sebaliknya, pihak yang menang wajib merangkul pihak yang kalah.

"Kalau saya menang, saya akan ajak Agung. Begitu sebaliknya. Kami sekarang hanya menanti putusan MA, tidak ada yang lain. Kalau sudah ada keputusan, kami akan patuh," paparnya.

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 16:53 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/OCqzaXt.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru