riau24 Polisi Diminta Tangkap Propokator Penghambat Aksi Damai KOMMPAK | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Polisi Diminta Tangkap Propokator Penghambat Aksi Damai KOMMPAK

0
Aksi Koalisi Organisasi Masyarakat Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (KOMMPAK) Rohul, Senin (18/1/2016).
Berita Riau -  Polisi Diminta Tangkap Propokator Penghambat Aksi Damai KOMMPAK
Rohul, Riau24.com - Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono diminta menangkap propokator dan penghambat aksi damai anti korupsi yang digelar Koalisi Organisasi Masyarakat Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (KOMMPAK) Rohul, Senin (18/1/2016).

Masa yang melaksanakan aksi damai dari Taman Kota Pasir Pengaraian, hanya berorasi beberapa menit terkait penolakan mereka terhadap tindakan korupsi. Kemudian sambil orasi masa mengadakan long march ke Mapolres Rohul dengan aman dan tertib.

Di sana ratusan personil Polisi dikomandoi Kapolsek Rambah AKP Masjang Efendi langsung menyambut masa dengan baik, terlihat antara para pendemo dengan polisi sangat akrab dengan para penegak hukum dari pihak kepolisian, bahkan tak jarang di antara mereka ada yang terlihat sambil bincang-bincang dan bercanda-canda.

Kemudian masa KOMMPAK yang berorasi dan meminta pihak aparat kepolisian supaya mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang sudah ditangani serta harus komit dan konsisten dalam memerangi korupsi.

Selanjutnya, antara KOMMPAK dengan aparat kepolisian juga sama-sama sepakat kalau yang namanya korupsi di Negeri Seribu Suluk itu harus bersihkan. Hal ini dibuktikan dengan penandatangan kesepakatan antar Koordinator KOMMPAK yakni Rian Alfian, Miswan dan Syukri, kemudian mewakili Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, yakni Kasat Reskrim Rohul, AKP Muhammad Wirman.‎

Setelah itu, sesuai rute aksi, masapun bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasir Pengaraian, namun sesampainya di Gerbang Komplek Pemda Rohul, Sejumlah Ormas dan Satpol PP malah mencoba menghambat para aksi damai.

Terlihat Ormas ini bersorak-sorak "Kami putra daerah. Tak perlu orang luar mengurusi daerah kami," sorak mereka. Bahkan salah seorang dari Ormas tersebut sempat mau menendang para anggota aksi damai.

Saat itu juga Koordinator Humas Syukri meminta kepada pihak kepolisian supaya menangkap propokator penghambat aksi damai.

"Sebab aksi yang kami lakukan ini aksi damai untuk menyampaikan aspirasi kepada para penegak hukum supaya komit dalam memberantas korupsi," sorak Syukri saat itu.

Namun setelah di tengahi pihak kepolisian serta salah satu orator KOMMPAK Agusturi Daulay menjelaskan maksud aksi damai yang dilakukan masa dari KOMMPAK, akhirnya blokade Satpol PP dan ormas yang hadir saat membiarkan masa melanjutkan aksinya ke Kantor Kejari Pasir Pengaraian.

Sampai di Kantor Kajari Pasir Pengaraian, masa secara bergiliran para ketua organisai yang hadir itu melakukan orasi, juga dikawal dengan baik dari pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP, para pendemo meminta kepada penegak hukum supaya komit dan konsisten dalam memberantas korupsi di Rohul, saat itu langsung disambut baik pihak Kejari diwakili Kasi Intel Dedi. 

Setelah beberapa jam melakukan orasi dari berbabai organisasi, kemudian kembali membuat kesepakatan antara Koordinator KOMMPAK yakni Rian Alfian, Miswan dan Syukri dengan Kasi Intel Kajari Pasir Pengaraian.‎

Kemudian, para pendemopun melakukan salam-salam keakraban baik dengan aparat hukum dari Kejari Pasir Pengaraian dan pihak kepolisian, terus masa pun kembali ke Taman Kota Pasir Pengaraian untuk beriping akhir, kemudian masa pun membubarkan diri dengan tertib.

R24/red/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru