riau24 Wanita Yazidi Eks Budak Seks ISIS Dinominasikan Nobel Perdamaian | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Wanita Yazidi Eks Budak Seks ISIS Dinominasikan Nobel Perdamaian

2
Wanita Yazidi eks Budak Seks ISIS Dinominasikan Nobel Perdamaian. Nadia Murad di depan DK PBB. (Reuters)
Berita Riau -  Wanita Yazidi Eks Budak Seks ISIS Dinominasikan Nobel Perdamaian

Riau24.comMasih terekam dalam ingatan ketika Nadia Murad Basee Taha memohon dan mengiba di depan anggota Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) agar segera bertindak memusnahkan ISIS.

Desember 2015 lalu, ia berkisah di depan anggota DK bagaimana anggota teroris itu melecehkan, menyiksa dan membekapnya bersama dengan tahanan lain.

Perempuan dari etnis Yazidi itu berhasil keluar dari budak seks kelompkm teroris setelah 3 bulan disekap. Nadia diculik dari desanya di Irak pada Agustus 2014.

"Seorang pria meminta kepadaku untuk pindah agama. Aku menolak. Lalu ia memintaku untuk menikahinya. Malam itu, ia memukuliku. Ia meminta aku membuka bajuku. Lalu, ia memasukkanku ke dalam sebuah kamar dengan banyak penjaga. Di sana, satu per satu mereka memperkosaku, hingga aku pingsan," bebernya.

Sebelum mengakhiri pidatonya, ia memohon kepada pemimpin dunia untuk menghancurkan organisasi teror itu.

"Aku mohon kepada kalian, hancurkan Daesh sampai akar-akarnya," pintanya sambil menggunakan istilah ISIS dalam bahasa Arab.

Kini, pemerintah Irak mencalonkan dirinya untuk mendapatkan penghargaan internasional Nobel Perdamaian. Nadia adalah satu dari ribuan perempuan dan anak-anak wanita yang diculik ISIS dan dijadikan budak seks.

"Kami sangat bangga menominasikan seorang perempuan Irak untuk menerima penghargaan Nobel Perdamaian dan kami meminta opini publik serta organisasi lainnya untuk mendukungnya. Ia pantas menang," tulis pernyataan Pemerintah Irak seperti dilansir dari IBTimes, Rabu (20/1/2016).

Sementara itu, Hiwa Osman, seorang wartawan Kurdi memulai kampanye di sosial media untuk mendukung Nadia memenangkan Nobel Perdamaian. Halaman Facebook'NobelPrize4Nadia' telah mendapatkan lebih dari 5.000 like dan tagar #NobelPrize4Nadialangsung direspons ribuan pendukung.

"Jika sampai Nadia memenangkan penghargaan Nobel Perdamaian, ini akan menampar muka kelompok ISIS," kicau Osman dalam Twitter pada akhir tahun lalu.

Nadia sendiri juga melanjutkan perjuangannya melawan ISIS semenjak ia bebas dari cengkeramannya. Ia terus menyebarkan kisahnya sebagai bagian dari kesadaran tentang jahat dan kejinya kelompok itu.

Pada awal Januari, Nadia yang kini tinggal di Jerman sempat mendapatkan ancaman dari ISIS. Namun perempuan 21 tahun itu tak gentar.

Berbicara tentang nominasi Nadia, pemerintah Irak berkata, "Nadia telah berbicara atas nama Yazidi, perempuan-perempuan mereka telah diculik ISIS dan ia juga telah meminta komunitas internasional untuk menolong 3.400 perempuan dan anak-anak Yazidi dari tangan ISIS."

"Ia adalah simbol perempuan melawan kekuatan gelap yang telah menjatuhkan derajat wanita."

R24/jef/lip 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 13:57 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
RonMibDrive
Rabu, 29 November 2017 18:02 wib
Amoxicillin Powder Amoxicillin Pakage Insert Viagra Generico Al Miglior Prezzo viagra online prescription Baclofen Achat 25mg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru