riau24 Sebaiknya Gerakkan Kelompok Tangkap Siput | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Sebaiknya Gerakkan Kelompok Tangkap Siput

0
siput serang tanaman padi
Berita Riau -  Sebaiknya Gerakkan Kelompok Tangkap Siput

Kuansing, Riau24.Com - Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir menyebutkan Siput-siput yang menyerang dan memakan tanaman padi yang baru siap ditanam oleh petani, terutama yang berada di hamparan persawahan Kecamatan Kuantan mudik dan beberapa daerah sekitarnya, harus digerakkan kelompok tani bersama petani untuk menangkap siput tersebut.

" Sebaiknya digerakkan kelompok tani untuk menangkap siput, nanti kami bersama petugas akan melakukan peninjauan ke lapangan," Ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir ketika dihubungi.

Menurutnya, Siput memang melakukan penyerangan terhadap tanaman padi yang masih berusia di bawah satu bulan, oleh karena itu para petani harus waspada dan membersihkan atau mencari terlebih dahulu siput sebelum ditanam, bahkan para telur siput yang warna merah juga harus ditangkap.

" Jadi lahan harus dibersihkan, baik dari siput maupun telur siput," Paparnya.

Setelah lahan bersih dan tidak ada lagi siput dan telur siput, baru bisa ditanami. Namun apabila telah siap tanam juga harus dicari siput tersebut, karena biasanya akan kembali ada dari air yang sedang mengalir di lahan sawah atau ladang petani. jangan sampai dibiarkan begitu usai di tanam, dan salah satu upaya harus ditangkap siput atau di racun.

Sementara dari pantauan di lapangan, Para petani merasa kewalahan menghadapi ulah siput yang banyak memakan tanaman padi petani, soalnya tanaman padi yang baru siap tanam ternyata di makan oleh siput alias siput-siput menyerang tanaman padi petani tersebut.

Sehingga pada musim tanam besar tahun ini, para petani yang sedang bercocok tanam padi saat sekarang ini sangat kewalahan dalam hadapi siput. Saat petani sibuk menanam padi, maka siput siput juga sibuk memakan hasil tanaman petani, hasilnya tentu saja merugikan petani itu sendiri.

" Kita tanam padi dari pagi sampai sore, maka esok harinya banyak tanaman padi kita yang telah dimakan siput," Ungkap salah satu petani, asni (48) ketika dihubungi.

Menurutmya mengatasi siput memang sangat sulit, meski telah dicari tiap usai menanam, tetap saja ada dan tanaman padi bamyak yang habis dimakannya. Bisa bisa petani mengalami kerugian dan produksi padi akan semakin berkurang. Salah satu penyebabnya tanaman padi banyak di makan siput, sementara benih terbatas dan sulit mencarinya. Karena benih tahun lalu tidak baik dan telah dicoba tanam, ternyata banyak yang tidak tumbuh.

Sedangkan racun siput, saat sekarang ini sangat sulit didapatkan, karena stok terbatas. bahkan setelah dihubungi PPL juga mengakui kalau stok racun siput terbatas. Oleh karena itu, sangat perlu dicarikan solusi oleh instansi terkait, jila tidak maka produksi padi akan turun dan petani akan alami kerugian. Tukasnya.

R24/red/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru