riau24 Erisman Dan Hasman Dayat Pihak Paling Bertanggung Jawab | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Erisman Dan Hasman Dayat Pihak Paling Bertanggung Jawab

0
Mantan Bupati Inhu, Yopi Arianto
Berita Riau -  Erisman Dan Hasman Dayat Pihak Paling Bertanggung Jawab

Inhu, Riau24.com -  Bahwasanya Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota merupakan unsur pembantu pimpinan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota bertugas membantu Bupati/Walikota dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten/Kota. Sekretaris Daerah untuk kabupaten/kota diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul Bupati/Walikota. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota terdiri atas sebanyak-banyaknya 3 Asisten; dimana Asisten masing-masing terdiri dari sebanyak-banyaknya 4 bagian.

Era Bupati Inhu dijabat oleh Yopi – Harman, seperti halnya Erisman, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selaku Pengguna Anggaran (PA) dianggap paling bertanggungjawab atas dugaan kerugian negara diduga sebesar Rp2,8 Miliar.

Erisman selaku PA dan Hasman Dayat Kabag Keuangan Setda Inhu kala itu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), seharusnya pihak yang paling bertanggungjawab dalam perkara ini. Hasman Dayat yang harus bertanggungjawab selaku penanggungjawab kegiatan di bagian keuangan.

Proses penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Penyediaan Dana (SPD), Surat Perintah Pembayaran (SPP) hingga SP2D untuk mencairkan uang di Bank sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Saat ini Erisman, selaku PA di Sekretariat Pemkab Inhu sekaligus PA dalam keterkaitan kasus dana SiLPA.

SILPA (dengan huruf i besar/kapital) adalah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenan. Yaitu selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Dalam penyusunan APBD angka SILPA ini seharusnya sama dengan nol. Artinya bahwa penerimaan pembiayaan harus dapat menutup defisit anggaran yang terjadi.

Sedangkan SiLPA (dengan huruf i kecil) adalah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, yaitu selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran. Misalnya realisasi penerimaan daerah tahun anggaran 2012 adalah Rp571 milyar sedangkan realisasi pengeluaran daerah adalah Rp524 milyar, maka SiLPA-nya adalah Rp47 milyar.

SiLPA tahun 2012 di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Indragiri Hulu (Inhu) sebesasr Rp21 milyar lebih. Namun lain lagi halnya di Sekretariat Pemkab Inhu, ada kasus dugaa korupsi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD Inhu tahun 2012 sebesar Rp 2,8 miliar kini sedang hangat diperbincangkan. Ke mana aliran dana dugaan korupsi SiLPA APBD Inhu tahun 2012 lalu ? Inilah diantara yang dipertanyakan oleh Lamidi, Amd, Kepala Devisi Keuangan LSM GPAK (Gerakan Pemuda Anti Korupsi).


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru