riau24 Pakem Kejaksaan Minta MUI Keluarkan Fatwa Sesat untuk Gafatar | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pakem Kejaksaan Minta MUI Keluarkan Fatwa Sesat untuk Gafatar

0
Ruko K67 Taman Kuliner Condongcatur, Sleman yang digunakan sebagai sekretariat DPD Gafatar DIY ternyata dalam kondisi kosong.
Berita Riau -  Pakem Kejaksaan Minta MUI Keluarkan Fatwa Sesat untuk Gafatar

Riau24.com - Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) di Kejaksaan Agung menghasilkan lima poin kesimpulan terkait keberadaan organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Kesimpulan itu menjadi bahan rekomendasi yang disampaikan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakil Tim PAKEM sekaligus Jaksa Agung Muda bidang Intelijen, Adi Toegarisman mengatakan, lima kesimpulan itu merupakan hasil investigasi Tim PAKEM pusat dan daerah.

Kesimpulan ini akan dikirim ke MUI untuk diputuskan di sana apa fatwa yang tepat terkait Gafatar.

"Setelah mendapatkan fatwa dari MUI, apakah itu dipastikan ajarannya menyimpang, akan dirumuskan oleh menteri dalam negeri dan menteri agama soal kepastian hukumnya," ujar Adi di Kompleks Kejaksaan Agung, Kamis (21/1/2016).

Adi mengatakan, berdasarkan komunikasi Tim PAKEM dengan MUI, fatwa dapat dikeluarkan akhir bulan Januari 2016.

Berikut lima rekomendasi tersebut:

1. Gafatar yang menyatakan dirinya sebagai organisasi masyarakat yang kegiatannya berkedok kegiatan sosial.

Namun, dalam kenyataannya telah mengajarkan dan menjalankan ajaran agama yang berindikasi menyimpang dari ajaran agama pokoknya, yaitu agama Islam kepada pengikutnya.

2. Gafatar merupakan metamorfosis Komunitas Millah Abraham yang sebelumnya merupakan metamorfosis Al Qiyadah Al Islamiyah yang telah dilarang dengan Keputussan Jaksa Agung Nomor KEP-116/A/JA/11/2007 tentang Larangan Kegiatan Aliran dan ajaran Al Qiyadah Al Islamiyah di seluruh Indonesia yang didasarkan pada fatwa MUI Nomor 04 Tahun 2007 tentang aliran Al Qiyadah Al Islamiyah.

3. Ajaran Komunitas Millah Abraham juga mempercayai Ahmad Moshaddeq adalah Almasih Al'mawud, mesias yang dijanjikan untuk umat penganut ajaran Ibrahim atau Abraham, meliputi Islam dan Kristen, menggantikan Nabi Muhammad SAW.

4. Warga Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan perbuatan anarkis dan atau tindakan sewenang-wenang lainnya yang melanggar hukum kepada pengikut Gafatar.

5. Tim PAKEM tingkat pusat memohon kepada MUI pusat untuk segera menerbitkan fatwa terkait Gafatar.

Rapat Tim PAKEM yang hadir adalah dari unsur Polri, Badan Intelejen Negara, TNI, Majelis Ulama Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama.

R24/jef/kom 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru