riau24 2 Truk Bawang Merah Tak Bertuan Diamankan KPPBC Dumai | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

2 Truk Bawang Merah Tak Bertuan Diamankan KPPBC Dumai

0
Petugas BC menunjukkkan BB bawang merah ilegal yang diamankan
Berita Riau -  2 Truk Bawang Merah Tak Bertuan Diamankan KPPBC Dumai

Dumai, Riau24.com - Kantor Pelayanan, Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Kota Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan puluhan ton bawang merah ilegal di Kota Pelabuhan ini, di jalan lintas Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, sekira pukul 23.00 WIB. Namun bawang yang berhasil di amankan oleh KPPBC Dumai tersebut tidak bertuan.

Diketahui, penangkapan bawang merah ilegal yang dilakukan pihak KPPBC Kota Dumai sudah yang ke dua kalinya di Bulan Januari tahun 2016 ini.

Penangkapan bawang ilegal itu berawal dari informasi masyarakat. Kemudian petugas Bea Cukai dari Penindakan dan Penyelidikan (P2) langsung menindak lanjuti dan menuju ke lokasi. Dari hasil lapangan, didapati dua mobil jenis Truck Engkel dan Colt diesel membawa bawang merah ilegal tersebut.

“Kita langsung menahan dua mobil tersebut, saat kita periksa muatan mobil didapati bawang merah ilegal dan tanpa dilengkapi dokumen,” ujar Kasubsi Penyelidikan dan Barang Hasil Penindakan Bea dan Cukai Jayadi, pada Kamis (21/1/2016).

Ditegaskan Jayadi, bawang merah ilegal tersebut diduga berasal dari Negara Malaysia dan melewati jalur laut. Namun secara pasti jumlah dari bawang yang diamankan belum dapat diketahui, akan tetapi dapat diketahui jumlah tersebut dengan pihak Balai Karantina kelas I Pekanbaru wilayah kerja Kota Dumai.

“Kita akan melakukan perhitungan bersama untuk mengetahui jumlah bawang itu secara pasti. Secepatnya akan kita serahkan ke Balai Karantina,” imbuhnya.

Dibeberkan Jayadi, bawang merah asal Negara Malaysia itu rencananya akan dibawa ke Kota Medan, melewati Kota Dumai ini. Hal itu berdasarkan keterangan dari para supir truck.

“Untuk tersangka belum ada. Karena, berdasarkan keterangan dari supir yang kita amankan, bawang itu akan dibawa ke Kota Medan. Hal ini juga masih kita lakukan penyelidikan,” tutupnya.

R24/red/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru