riau24 Kasus Pemukulan Wartawan oleh Oknum Shabara di Pekanbaru, Ini Tunggu Keterangan Saksi | Berita Riau
Selasa, 22 Mei 2018

Kasus Pemukulan Wartawan oleh Oknum Shabara di Pekanbaru, Ini Tunggu Keterangan Saksi

3
Berita Riau -  Kasus Pemukulan Wartawan oleh Oknum Shabara di Pekanbaru, Ini Tunggu Keterangan Saksi
Pekanbaru, Riau24.com - Kasus pemukulan wartawan oleh aparat penegak hukum (kepolisian) yang terjadi akhir tahun 2015 lalu, saat kepolisian mengamankan adanya kerusuhan pelaksanaan Kongres di Himpunan Mahasiswa Islam ke 28. 
 
Yang menjadi korban kekerasan, terhadap pers itu Zuhdy Febrianto salah satu wartawan riauonline di Pekanbaru mengalami pemukulan oleh aparat kepolisian. Dimana itu Zuhdy mengambil foto dan video kerusuhan tersebut. Namun, ada perang mulut aparat Polisi hingga berujung kekerasan.
 
Diketika itu, elemen Forum Pers Mahasiswa (Fopersma) Riau ini telah komitmen mengawal kasus Zuhdy dengan tujuan tidak hilang pemberitaan. Karena itu kembali mengadakan diskusi mengenai perkembangan kasus Zuhdy. Di undang sebagai narasumber Andi Wijaya salah satu tim advokasi dari kuasa hukum Zuhdy.
 
Agenda yang bertempat dilokasi sekretariat Bahana Mahasiswa. Dikesempatan itu Andi menyebut, ada beberapa wartawan saksikan pemukulan terhadap Zuhdy, yang dikeroyok aparat Kepolisian. Atas kejadian ini, AJI melapor kepada Polda Riau dan lewat penasihat hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru.
 
"Kita membawa kasus ini pada tingkatan Pidana mengacu pada Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999. Aparat Kepolisian yang terlibat dalam peristiwa ini dianggap menghalangi kerja wartawan," jelas Andi.
 
Sekarang, memang Polisi sedang melakukan penyelidikan. Zuhdy sudah dipanggil beberapa kali untuk di BAP. Selain itu, serahkan hasil rekaman video. Dikatakanya juga ada mengajukan dua orang saksi melihat kejadian tersebut. Ratna dan Adi Fadila. Mereka itu sempat dipanggil oleh pihak Polisi untuk memberi keterangan, tapi berhalangan hadir.
 
"Mereka (Ratna dan Adi Fadila) ini akan dipanggil sekali lagi," kata Andi. Maka, artinya dalam kasus ini sedang menunggu kesaksian dua orang yang diajukan tersebut guna melengkapi dua alat bukti. Tapi anehnya, sebut Andi, didapat nformasi bahwa Zuhdy dilaporkan kembali. Tapi belum tahu itu siapa yang melaporkan dan laporannya terkait apa. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Kamis, 19 April 2018 11:01 wib
Khusus new member dapatkan bonus 50 % Turn over tambahan 25 ribu untuk semua member dari bolavita Ayo Buruan Daftar dan untuk lebih perjelas anda bisa menghubungi kami di WA : +6281377055002 BBM: D1A1E6DF
Misery
Rabu, 24 Januari 2018 08:03 wib
PROMO SPECIAL IMLEK ID303 Kami tunggu kedatangan Anda ya Bos & daftarkan diri Anda sekarang juga.. Dan dapatkan promo special imlek dari kami hanya id id303. syarat nya gampang hanya melakukan Turn Over 1x saja jika ingin Withdraw. dan dapat melakukan pindah saldo apabila turnover telah tercapai.... dan jangan lupa kunjungi fifapoker kami ya bosku hanya di www(titik)FIFAPOKER(titik)PW... Tunggu Apalagi Boss Ayo Segera bergabung Dengan Kami !!! Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7B3130
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru