riau24 Kenali Akal-akalan Penjual Mobil Bekas, Wajib Tahu | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Kenali Akal-akalan Penjual Mobil Bekas, Wajib Tahu

0
(mobil.my.id)
Berita Riau -  Kenali Akal-akalan Penjual Mobil Bekas, Wajib Tahu

Riau24.com - Mobil bekas selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang yang dengan anggaran terbatas. Tetapi, meski mobil bekas bisa jadi solusi alternatif, Anda tentu harus memperhitungkan sejumlah risiko membeli kendaraan bekas pakai orang lain.

Sebab, akan ada banyak risiko yang harus ditanggung jika tidak berhati-hati dalam membeli sebuah mobil bekas. Selain risiko keselamatan, Anda pun harus memahami risiko lain seperti membeli mobil bekas hasil uang korupsi.

"Jadi, misalkan mobil tersebut dibeli oleh seseorang dan ternyata belinya menggunakan uang hasil korupsi, kemudian mobil tersebut dijual dan telah dibeli orang lain. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang mengetahui akan terus mengejar dan menyita mobil tersebut sebagai barang bukti. Kalau sudah begini sudah tidak bisa apa-apa, ujung-ujungnya konsumen yang dirugikan," ungkap Halomoan Fischer, Chief Executive Officer (CEO) salah satu diler mobil di Jawa Barat, seperti dikutip situs resmi Toyota, Sabtu, 23 Januari 2016.

Selain itu, Anda harus menanggung risiko lebih jika ternyata penjual mobil yang dibeli nakal, karena merupakan mobil bekas kecelakaan yang parah.

"Mobil bekas kecelakaan bisa disulap jadi bagus lagi. Risikonya mobil yang sudah kecelakaan sampai strukturnya berubah itu tak aman. Kalau dibawa di bawah kecepatan 100 kilometer per jam itu mungkin tak terasa. Tetapi, kalau sampai 150 kilometer per jam itu berbahaya. Karena kalau titik beratnya pindah, ini yang membahayakan,” lanjut Fischer.

Fischer juga mengungkapkan jika harga pasaran mobil bekas kecelakaan akan turun drastis hingga 70 persen dari harga pasar sebenarnya.

Risiko lain yang mungkin akan Anda tanggung saat membeli mobil bekas adalah adanya akal-akalan penjual pada angka odometer. Fischer pun mengaku jika sulit untuk mendeteksi odometer yang telah di-reset.

"Kalau digital di-reset sudah tidak terdeteksi lagi. Tapi kalau model analog bisa dilihat kasat mata. Pasti ada bekas congkelan atau ada angka yang miring," ujarnya.

R24/rno 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru