riau24 Ketekoran Kas APBD Inhu Per Desember 2013 | Berita Riau
Senin, 28 Mei 2018

Ketekoran Kas APBD Inhu Per Desember 2013

3
Berita Riau -  Ketekoran Kas APBD Inhu Per Desember 2013

Inhu, Riau24.com - Kita bisa bercermin pada negara China, hukuman tembak mati yang dijatuhkan kepada para koruptor, telah berhasil membuat  orang jera untuk menjadi koruptor. Tidak pandang bulu, di Cina Koruptor beserta keluarga ditembak mati. Karena keluarganya ikut menikmati hasil korupsi, maka mereka juga harus ikut menanggung akibatnya.

Lain lagi di negeri ini, selagi negeri ini hanya memberi ruang kepada orang kaya, dan orang miskin selalu ditelantarkan dalam segala hal. Warga miskin dibawa ke meja Pengadilan, sementara oknum yang korup bebas, dan begitu juga pelaku jual beli hutan dan dugaan korupsi keuangan Daera. Pasal 27 (1) UUD 1945 menyatakan : Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.

Diantara penyebab tindak pidana korupsi yakni :  Iman yang tidak kuat, lemahnya penegakan hukum, kurangnya sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, desakan kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan, sifat tamak/rakus manusia, moral yang kurang kuat, gaya hidup konsumtif,  aspek kurang adanya sikap keteladanan pimpinansial, tidak adanya kultur organisasi yang benar, kurang memadainya sistem akuntabilitas, kelemahan sistem pengendalian manajemen, lemahnya pengawasan,

Selanjutnya faktor politik, iman yang tidak kuat (Iman yang lemah), lemahnya penegakan hukum, kurangnya sosialisasi dan penyuluhan kepada, masyarakat, desakan kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan. Mencermati hal tersebut, Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) setelah membaca tulisan ini diharafkan segera turun ke Inhu untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi di daerah, demikian diungkapkan S. Sulaiman, diantara pegiat LSM di Inhu.

Sulaiman menerangkan bahwa di dalam anggaran APBD Indragiri Hulu (Inhu), Riau tahun 2005-2008, tahun 2009, 2010, 2011 dan 2012 bahwa ketekoran Kas per Desember 2013 Yakni Sisa nilai kerugian Rp82.093.477.957,63 terdiri dari ;

1)       Tahun 2005-2008 ;

  1. Kelompok mantan Bupati                        Rp45.425.251.370,00
  2. Kelompok Anggota DPRD                      Rp16.544.000.000,00
  3. Kelompok SKPD                                   Rp  3.268.660.000,00
  4. Kelompok Rekanan                                Rp10.630.292.000,00
  5. Kelompok lain-lain                                  Rp  1.230.000.000,00

2)       Tahun 2009 ;

  1. SK Bupati Nomor 245 tahun 2012           Rp56.894.447.975,12
  2. Koreksi                                     Rp56.847.423.753,79
  3. Sisa                                                      Rp       47.024.221,33

3)       Tahun 2010 ;

  1. Selisih Kas di Kas Daerah                      Rp1.847.000.000,00
  2. Ketekoran Kas (Sekretariat DPRD)         Rp   306.906.798,00

4)       Tahun 2011 ;

  1. Sisa UYHD (Sekretariat DPRD) Rp    120.115.860,00

5)       Tahun 2012 ;

  1. Ketekoran Kas (Sekretariat Daerah)        Rp2.674.227.708,30

R24/red/hmn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Minggu, 22 April 2018 08:54 wib
Hanya cukup anda menglike Facebook kami dan melakukan deposit minimal 50ribu Untuk cara selanjut nya juga, anda bisa kunjungi / hubungi kami di sini HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF
Misery
Jumat, 26 Januari 2018 07:57 wib
BONUS ANGPAO SPECIAL IMLEK Dalam rangka memeriahkan imlek id303 memberikan bonus angpao sebesar RP125.000 promo ini berlaku dari tanggal 16 - 22 februari 2018 ayo tunggu apa lagi gabung bersama kami sekarang juga dan dapatkan promo-promo menarik lain nya hanya di id303 dan jangan lupa kunjungi fifapoker kami di www(titik)FIFAPOKER(titik)com Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7B3130BF whatsapp : +6281326993756 wechat : ID303 line : cs.ID303
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru