riau24 BPBD Riau akan Lakukan Fogging, Sikapi Meningkatnya DBD | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

BPBD Riau akan Lakukan Fogging, Sikapi Meningkatnya DBD

0
Berita Riau -  BPBD Riau akan Lakukan Fogging, Sikapi Meningkatnya DBD
 
Pekanbaru, Riau24.com - Seiiring meningkatnya kasus DBD di Riau, kendati secara keseluruhan tidak atau belum termasuk di Kejadian Luar Biasa (KLB). Hingga tanggal 25 Januari sudah ada sebanyak 277 pasien se- Riau.
 
Terkait Kasus DBD ini meningkat, maka BPBD Riau ini turun tangan melakukan fogging. Pasalnya, kini penyakit DBD ini meningkat tajam sejak akhir tahun 2015 itu, hingga awal 2016 ini. Tercatat, 58 pasien DBD ni tengah dirawat disejumlah rumah sakit di Pekanbaru. 
 
Tinggi kasus DBD, sehingganya 
membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau ini ikut turun tangan lakukan Fogging atau pengasapan untuk sejumlah Kecamatan di Pekanbaru. "Tentu hal ini dalam rangka memberikan rasa nyaman pada masyarakat," kata Edwar Sanger. 
 
Kepala BPBD Riau ini, menyebut,
karena berjangkitnya wabah DBD di Pekanbaru maka dilakukan hal fogging disejumlah kecamatan di Pekanbaru. Fogging itu diprioritas diwilayah domisili pasien DBD.
 
Tak hanya lingkungan perumahan warga, fogging juga dilakukan disejumlah Sekolah Dasar yang ada di Pekanbaru. " Kita juga melakukan fogging disejumlah SD. Seperti di jalan Sultan Syarif Kasim kita fogging di SDN. 030, SDN 031 dan SDN 004, jl. Tanjung Uban SDN. 24, SDN 07," katanya.
 
Diketahui keseluruhan kasus DBD di Riau, hngga 25 Januari sudah sebanyak 277 pasien, tapi belum termasuk dalam KLB. Pekanbaru tercatat pasien terbanyak dengan 58 orang, satu meninggal. Kalau di Kabupaten Kampar 54, dan 3 orang meninggal, Siak sebanyak 83 orang pasien, Inhu 28 orang, Kuansing 24, Rokan Hulu 9 orang, Pelalawan 13, dan Dumai 8 kasus.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru