riau24 Anggap MR X, RS Suryani Rujuk Korban Lakalantas ke RSUD Pasirpengaraian | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Anggap MR X, RS Suryani Rujuk Korban Lakalantas ke RSUD Pasirpengaraian

0
Humas RS Suryani Saat Konferensi Pers dengan Wartawan
Berita Riau -  Anggap MR X, RS Suryani Rujuk Korban Lakalantas ke RSUD Pasirpengaraian

Rohul, Riau24.com - ‎Rumah Sakit (RS) Surya Insani yang berada di kilometer empat Kecamatan Rambah, Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) lebih mengutamakan bisnis daripada nyawa manusia.

Dibuktikan dengan adanya korban laka lantas yang terjadi Jum'at (29/1/2016) lalu, sekitar pukul 00:30 WIB, dibawa ke RS Surya insani tapi tidak mendapat pelayanan, padahal MOU telah disepakati dalam kerja sama antara Jasa Raharja, Polres Rohul dan RS.

Meski sudah membubuhkan tandatangan di Memorandum Of Understanding (MOU) mengenai penanganan terhadap korban kecelakaan lalulintas (lakalantas) beberapa waktu lalu, namun diduga RS Surya Insani diduga langgar kesepakatan karena tidak tangani korban lakalantas yang dibawa patroli Satlantas Polres rohul.

Saat dikonfirmasi Riau24.com,‎ Kepala Humas RS Surya Insani Citra Ega Lestari didampingi staf Humas Rambo mengatakan, tindakan penolakan terhadap korban lakalantas sudah sesuai ketentuan yang dibuat RS Surya Insani dan tim medis sudah memberikan pertolongan pertama kepada pasien.

"Identitas lengkap korban tidak ada atau MR X dan keluarga penjaminpun tidak ada," ujar Rambo kepada wartawan.

Rambo menjelaskan bahwa tim medis sudah memberikan pertolongan pertama kepada pasienan dengan terus mengajaknya interaksi, sebagai salah satu tindakan medis.

"Kita ajak interaksi namun tiga kali jawaban korban berbed‎a, karna itu korban dirujuk RSUD Pasirpengaraian," tandas Rambo.

Rambo mengakui korban sempat muntah darah, diduga akibat benturan di bagian kepalanya ke jalan aspal. Korban juga dirujuk pakai Ambulance RS Surya Insani.

Dirinya mengatakan karena korban tak punya identitas, dan tidak ada penjamin, korban dikategorikan sebagai Mr. X, maka tindakan medis diambil sesuai standar operasional prosedur atau SOP, yakni merujuk korban ke rumah sakit milik pemerintah atau RSUD Pasirpengaraian.

"Identitas korban tak ada, pihak Jasa Raharja tidak akan mau menanggung yang seperti itu," jelas Rambo ditemui wartawan di RS Surya Insani, Jumat sore, dan mengakui korban diantar oleh patroli Satlantas Polres Rohul ke RS Surya Insani dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Meski ada kerjasama dengan Jasa Raharja, tetap saja karena pasien tak bisa memberikan identitasnya," tambah Rambo.

R24/red/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru