riau24 KKKS Migas Minta Moratorium Pegawai Baru | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

KKKS Migas Minta Moratorium Pegawai Baru

0
Ilustrasi. (FOTO: AFP/Andy Buchanan)
Berita Riau -  KKKS Migas Minta Moratorium Pegawai Baru
Jakarta, Riau24.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pengurangan jumlah karyawan pada sejumlah perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) karena kondisi harga minyak yang tidak bersahabat akan diantisipasi dengan peraturan moratorium penerimaan pegawai baru.

Direktorat Jenderal Minyak dan Gasbumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan dirinya sudah berdiskusi dengan beberapa KKKS. Sebagian besar KKKS menyatakan belum ada rencana untuk pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.

"Saya sudah berdiskusi dengan KKKS. Sebagian besar KKKS belum ada rencana," ungkap Wirat, dalam konferensi per di Kantor Direktorat Migas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Hanya satu KKKS yakni PT Chevron yang mengakui ada keinginan untuk merumahkan karyawannya dalam jumlah besar yakni sekitar 1.500 orang. Hal itu dijelaskan Wirat karena adanya penggabungan anak usaha perusahaan minyak Amerika yakni Chevron Indonesia Company (CICO) di Kalimantan dengan Chevron Pasific Indonesia di Sumatera. Akibatnya, Wirat melanjutkan harus ada perampingan di struktur organisasi kedua perusahaan tersebut.

"Chevron menggabungkan organization di Kalimantan dan Sumatera. Karena pekerjaannya banyak yang overlap maka butuh perampingan. Hanya Chevron," jelas dia.

Menurut Wirat, pihaknya beserta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gasbumi (SKK) Migas menuturkan sebaiknya kalaupun ada pemutusan hubungan kerja harusnya lebih natural, seperti pensiun atau pengunduran karyawan.

"Hanya Chevron yang mengusulkan, kita minta agar pengurangan pegawainya natural, kalau ada pensiun ya pensiun," ucap dia.

Wirat melanjutkan, mereka meminta untuk moratorium pegawai baru selama harga minyak masih cenderung tidak bersahabat. Dan akan menerima pegawai baru ketika harga minyak sudah membaik.

"Moratorium penerimaan pegawai baru. Kalau harga minyak lebih bagus mereka akan menerima," pungkas dia.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru