riau24 Menteri BUMN: Proyek Kereta Cepat tak Ada Jaminan dari Pemerintah | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Menteri BUMN: Proyek Kereta Cepat tak Ada Jaminan dari Pemerintah

0
Ilustrasi kereta cepat. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Berita Riau -  Menteri BUMN: Proyek Kereta Cepat tak Ada Jaminan dari Pemerintah
Jakarta, Riau24.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan jika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak diberikan jaminan dari pemerintah.

Bahkan, menurut Rini, proyek kereta cepat yang masih jadi pro dan kontra tersebut, merupakan komitmen dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"Enggak ada. Komitmen ini urusan KCIC bukan saya. Tp yang harus ditekankan agar kalian beri info baik pada masyarakat bahwa sejak awal enggak ada jaminan pemerintah, enggak ada pendanaan dari APBN," tutur Rini, ditemui di Grand Kemang Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (30/1/2016).

Oleh karena itu, Rini membantah jika proyek kereta cepat gagal atau mengalami kerugian. Kementerian BUMN pun juga berkomitmen dalam proyek tersebut.

"Keterlaluan kalau kita enggak bisa jaga anak perusahaan. BUMN komitmen terhadap itu," lanjut dia.

Rini menjelaskan, KCIC sebesar 60 persen merupakan anak perusahaan BUMN Indonesia, sementara 40 persen merupakan BUMN asal Tiongkok. Sebagai investor, lanjut dia, mereka minta kepastian apabila investasi tersebut tetap bisa dijalankan dengan baik.

"Ini semua tidak ada, yang berhubungan dengan keuangan. Enggak ada jaminan pemerintah sama sekali, tapi yang diminta sebagai investor," tambah mantan menteri perdagangan dan perindustrian tersebut.

Sehingga, ujar Rini, apa yang diminta sebagai jaminan oleh Tiongkok adalah apabila diberi hak konsesi selama 50 tahun, kemudian berubah menjadi 30 tahun jika pemerintah ingin mengubahnya.

"Sebagai investor harus ada jaminan dong, dia awalnya minta 50 tahun sehingga pembayaran kembali utangnya bisa terjadi jika tiba-tiba pemerintah ubah 30 tahun. Hanya itu jaminan, supaya ada jaminan kalau pemerintah mengubah aturan mereka bisa duduk bareng sama pemerintah untuk mencari solusi," pungkasnya.

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru