riau24 Pemerintah Harus Kerjakan Pengembangan EBT Demi Penerangan Indonesia | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pemerintah Harus Kerjakan Pengembangan EBT Demi Penerangan Indonesia

0
Ilustrasi energi terbarukan (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf).
Berita Riau -  Pemerintah Harus Kerjakan Pengembangan EBT Demi Penerangan Indonesia
Jakarta, Riau24.com - Ketua Komite II DPD, Parlindungan Purba mengutarakan, pemerintah memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk menjalankan proyek energi listrik. Salah satu yang harus dilakukan untuk mengaliri listrik ke seluruh pelosok daerah itu adalah dengan mendorong Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Utamanya Sumut paling banyak di Nias. Saya kira EBT jadi momentum, karena sebenarnya ada UU tentang energi dan kelistrikan dan harus diterjemahkan di rencana umum energi daerah (RUED), agar daerah bisa bangun pembangkit, itu juga ada di dalam UU," ucap Parlindunga‎n, ditemui dalam acara diskusi Energi Kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (31/1/2016).

Memang, sebut Parlindungan, pemerintah mulai mengutamakan EBT agar dapat menambah pasokan listrik yang ada di daerah. Maka dari itu, pemerintah harus menguatkan koordinasi, agar tidak timbul konflik yang menyebabkan pengembangan EBT gagal.
"EBT harusnya sudah msauk di daerah. Tapi masih ada yang tidak selesai antara ESDM dan PLN. Kalau PLN, direkturnya kan ada direktur daerah, tapi ini masih berkantor di Jawa, gimana bisa terkoordinasi," ‎tegas Parlindungan.

Walaupun masih ada yang belum terselesaikan oleh pemerintah, Parlindungan masih tetap optimis dengan pengembangan EBT ini.

Parlindungan mengatakan hal ini penting karena masih ada sebanyak 12 ribu desa di wilayah Indonesia belum teraliri‎ listrik. Sebagai contoh, di daerah Sumatera Utara (Sumut) ada 309 desa yang belum teraliri listrik.

"EBT jadi momentum agar menerangi pemukiman rakyat daerah terpencil yang selama ini banyak yang belum merasakan," tutup Parlindungan.

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru