riau24 Polsek Kunto Darussalam di Praperadilankan | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Polsek Kunto Darussalam di Praperadilankan

0
Berita Riau -  Polsek Kunto Darussalam di Praperadilankan
Rohul, Riau24.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kunto Darussalam dipraperadilkan di Pengadilan Negeri (PN) Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Praperadilan disebabkan Polsek Kunto Darussalam dinilai salah dalam penetapan hukum terhadap pemohon Pontas Sihombing (61).

Hotman Tobing, selaku Kuasa Hukum Pemohon Pontas Sihombing warga Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau mengungkapkan, mengajukan Praperadilan ke PN Pasirpengaraian karena menilai Polsek Kunto Darussalam melakukan pelanggaran-pelanggaran hak asasi terhadap Pemohon.

"Penangkapan dan penahanannya (Pontas Sihombing) tidak sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981, tentang Ketentuan Umum Untuk Acara Pidana (KUHAP)," jelas Hotman Tobing menjawab riau24.com usai sidang kedua di PN Pasirpengaraian, Senin (1/2/2016) sore.

Tobing mengatakan awalnya proses perdata antara Supendi Tjuatja dengan Pontas Sihombing dengan latar belakang transaksi jual beli tanah sekitar 10 hektar milik Pontas di KM 32 Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul dengan harga jual Rp 18 juta per hektar.

Dari kesepakatan dengan Pontas, Supendi baru membayar uang muka sebesar Rp 20 juta pada 2 April 2012 silam, namun sisanya tak jelas kapan dilunasi oleh Supendi.

Karena merasa dibohongi, pada Rabu 13 November 2013 sekira pukul 14.30 WIB di Jalan Caltek KM 31 Desa Pauh, Pontas menemui Supendi. Saat diberhentikan, sepeda motor Pontas ditabrak oleh Supendi. Karena tak mau berhenti, lantas Pontas melempar batu hingga mengenai kaca mobil.

Masalah perusakan mobil dilakukan Pemohon Pontas sebenarnya sudah didamaikan oleh Kapolek Kunto Darussalam yang saat itu AKP Ramadani. Pemohon melalui istrinya boru Mangunsong sudah membayar kerugian dialami Supendi sebesar Rp 20 juta, sekaligus mencabut perkara.

Penyerahan uang ini diterima Supendi di hadapan AKP Ramadani disaksikan Penyidik Brigadir Hendri Sihombing, dan menantu Pemohon Ricad Manurung.

"Dan usai perdamaian itu, AKP Ramadani pada tanggal 26 November 2013 mengeluarkan Pemohon dari Lapas Pasirpengaraian, setelah dirinya sempat ditahan 13 hari tanpa kejelasan status hukum pemohon selanjutnya," kata Tobing.

Meski sudah dilakukan perdamaian, sambung Tobing, pada 24 Oktober 2015, Pemohon menerima surat panggilan dari Kapolsek Kunto Darussalam AKP Yulisman S.Sos, Nomor: S,Pgl/211.a/X/2015/Reskrim, tertanggal 16 Oktober 2015 yang meminta Pontas datang menghadap pada 19 Oktober 2015 pukul 09.00 WIB, dengan perihal minta keterangan selaku tersangka, masih dalam perkara perbuatan tidak menyenangkan dan perusakan mobil Supendi di Jalan Caltek KM 31 Desa Pauh.

Pada 27 Oktober 2015 sekitar pukul 09.30 WIB, Pontas diundang Supendi ke Kantor Desa Pauh. Namun usai bertemu Supendi dan perangkat desa, tiga anggota Polsek Kunto Darussalam menangkap Pemohon dan menyuruhnya masuk ke dalam mobil.

Sementara itu, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Yulisman, usai sidang tidak bersedia dikonfirmasi. Dia dan dua anggotanya langsung menuju ke mobilnya.

Pemohon Tak Hadir, Sidang Ditunda

Sidang kedua dengan agenda mendengarkan jawaban pihak Termohon yakni Kapolsek Kunto Darussalam AKP Yulisman di PN Pasirpengaraian, dengan Hakim tunggal Budi Setiawan, dan Panitera Benny ditunda.

Humas PN Pasirpengaraian, Binsar Samosir, mengatakan alasan sidang Praperadilan ditunda sampai Selasa (2/2/16/2016) besok, karena Pemohon Pontas tak hadir, masih ditahan di Lembaga Pemasyarakat (LP) Klas II B Pasirpengaraian.

Menurutnya, untuk menghadirkan Pemohon, keluarga atau Kuasa Hukum harus mendapat izin dari Kejaksaan Negeri Pasirpengaraian.

"Apakah pihak keluarga atau kuasa hukum bisa menghadirkan atau tidak besok. Kalau tak bisa dihadirkan sidang tentu ditunda lagi," jelas Binsar Samosir.

Hotman Tobing selaku Kuasa Hukum Pontas mengakui akan berupaya berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pasirpengaraian menghadirkan Pemohon disidang Selasa besok.

R24/red/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru