riau24 Tindak Tegas Penjual Hutan | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Tindak Tegas Penjual Hutan

0
Berita Riau -  Tindak Tegas Penjual Hutan
Inhu, Riau24.com - Berawal dari gebrakan LSM Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GPAK) pada tahun 2010 silam, diketahui bahwa awalnya Desa Teluk Sungkai Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau melalui PT. Sawit Bertuah Lestari (PT. SBL) pada tahun 2008,  mengajukan Izin Lokasi kepada Bupati Inhu saat itu dijabat oleh  Drs. H. Mujtahid Thalib. Dengan luas lahan  diatas hutan seluas 500 hektar, namun entah kenapa hal itu tidak ditanda tangani oleh sang bupati.

Setelah hal tersebut santer digebrak oleh LSM GPAK, berbagai pihak ikut mempersoalkan hal tersebut. Seperti dari Dusun Sendolas Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku dan dari Desa Sungai Raya Kecamatan Rengat. Areal yang diajukan PT. SBL tersebut mereka saling klaim baik dari Desa Teluk Sungkai, Pulau Gelang dan Sungai Raya.

Tak dipungkiri lagi, dari Sungai Raya diduga kuat direkayasa sebuah peta awal dengan beberapa nama pemiliknya dari orang tertentu saja. Sementara warga Desa Sungai Raya sesungguhnya tidak dilibatkan.

Peta yang diduga kuat dibuat tahun mundur yakni tahun 2007 dan sipembuat peta tersebut diduga bukan warga Sungai Raya, namun warga desa lain berinisial TS.

Sementara itu nama-nama oknum didalam Peta tersebut yakni berinisial T’sur, T’sir, P’us, B’ar, E’ar, F’us, J’mi. Jumlah SKT ada berjumlah 142 buah dengan luas 144,37 hektar. Areal ini diduga kuat telah dijual ke Yunda.

Dimana posisi areal ini berada di timur area yang telah dijual Dusun Sendolas Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku, jauh sebelum Indra Putra alias Bujang Kimong saat itu sebagai Kades Sungai Raya Kecamatan Rengat diduga menjual area hutan disebelah timur kepada Yunda. Sementara Dusun Sendolas Desa Pulau Gelang berada di wilayah Timur Inhu dalam Kecamatan Kuala Cenaku. Dan Desa Sungai Raya berada di wilayah barat Inhu Kecamata Rengat. Inilah batas wilayah dua kecamatan yang tidak jelas. Lalu SKT/SKGR camat mana yang mengetahuinya ?.  Demikian dikatakan Bujang salah seorang warga Sungai Raya. Indra Putra adalah oknum PNS di Bapemas Pemdes Inhu.
.
Disampaikan Bujang, perlu ketegasan dan action nyata dari Pemkab Inhu, jangan ada yang membisu terhadap penjualan hutan  ini.

"Kalau berbagai pihak terkait membisu, justru warga jadi curiga kenapa hal ini didiamkan saja dan tidak ada tindakan tegas pemerintah terhadap pelakunya,” tegasnya.

R24/red/hmn.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru