riau24 DPRD Sahkan Usulan Pengangkatan Calon Bupati - Wabup Terpilih | Berita Riau
Minggu, 04 Desember 2016

DPRD Sahkan Usulan Pengangkatan Calon Bupati - Wabup Terpilih

0
Berita Riau -  DPRD Sahkan Usulan Pengangkatan Calon Bupati - Wabup Terpilih
Meranti, Riau24.com – DPRD Kepulauan Meranti menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka pengesahan usulan pengangkatan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Senin (1/2/2016) kemarin di ruang sidang DPRD Kepulauan Meranti, Jalan Dorak. Sidang juga dilaksanakan dengan agenda pemberitahuan pengesahan akhir masa jabatan Penjabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Fauzi Hasan didampingi Wakil Ketua I Taufiqurrahman dan Wakil Ketua II Muzamil itu, pengesahan usulan pengangkatan dilakukan dengan pembacaan surat keputusan DPRD mengenai pengesahan pengangkatan Drs H Irwan MSi dan Drs H Said Hasyim sebagai calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Meranti terpilih periode 2016-2021 oleh Sekretaris DPRD Nuriman.

“Pengangkatan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih terhitung pada tanggal pelantikan nanti. Sedangkan untuk akhir masa jabatan penjabat bupati terhitung sejak dilantiknya calon bupati-wakil bupati terpilih,” ucap Ketua DPRD Fauzi Hasan.

Sementara itu, Ketua DPRD Fauzi Hasan kembali menegaskan agar masyarakat Meranti melupakan perbedaan yang terjadi selama pilkada. Menurutnya sekarang bukan lagi saat bersilang pendapat tapi saatnya membangun daerah tercinta ini, tuturnya.

Dia berharap pemerintah dapat segera menyusun tanggal pelantikan tersebut. Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat Meranti bersatu dan melupakan perbedaan yang terjadi saat pilkada, ungkap Fauzi.

Rapat paripurna ini dihadiri 20 anggota Dewan dari jumlah 30 orang legislator di lembaga legislatif tersebut. Selain itu hadir juga pimpinan instansi vertikal seperti Kapolres, Korem, Kajari, Ketua KPU, Ketua Panwaslu serta Penjabat Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto beserta pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Sejumlah camat dan kepada desa juga hadir. Sementara calon terpilih hanya dihadiri calon wakil bupati Drs H Said Hasyim. Sementara calon bupati terpilih, Drs H rwan MSi tidak dapat hadir karena berhalangan.

Dalam sambutannya, Drs H Said Hasyim yang tampil tenang banyak mengucapkan terima kasih mulai kepada KPU, Panwas, Kapolres, partai pendukung, DPRD, serta Pemkab Kepulauan Meranti yang sudah bekerjasama dengan baik sehingga pilkada berjalan aman dan demokratis. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim pemenangan dan seluruh masyarakat Meranti baik yang memilih maupun tidak memilih,” ucap Said.

Ia juga mengajak masyarakat melupakan perbedaan saat pilkada lalu. Menurutnya, perbedaan dan gesekan itu adalah seni demokrasi. Bahkan Said juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada pasangan calon Tengku Mustafa dan Amyurlis alias Ucok.

“Untung ada Tengku Mustafa yang mau mencalonkan diri! Kalau tidak, tentu pilkada Meranti bisa terganggu jadwalnya karena saat itu belum ada keputusan MK bahwa bisa calon tunggal. Namun kalau calon tunggal tidak seru. Sangking serunya kita sampai ke MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Said disambut gelak tawa dan tepuk tangan yang hadir.

Tak lupa Said menceritakan bahwa pilkada kali ini merupakan yang ketiga kalinya diikuti. Dua pilkada sebelumnya sebagai calon bupati dia kalah namun alhamdulillan pilkada kali ini sebagai wakil bupati dia berhasil.

Ke depan, Said berharap seluruh masyarakat Meranti melupakan perbedaan saat pilkada dan menyatukan hati dan fikiran membangun daerah. Terlebih Meranti ini masih terisolir dimana dari segi transportasi daerah ini baru bisa diakses dua jam sehari.

“Daerah kita ini dari segi akses masih terisolir, hanya dibuka dua jam sehari. Pagi dari jam tujuh sampai jam delapan ada akses kapal ke Pekanbaru dan Batam. Lalu siang dari jam 12 sampai jam 13 baru ada lagi akses ke Pekanbaru dan Batam,” ungkap dia.

Terlebih tantangan ke depan semakin berat dengan jatuhnya harga minyak dunia yang sudah tentu berdampak pada alokasi anggaran yang diterima Pemkab Kepulauan Meranti dari dana bagi hasil (DBH) migas. “Padahal kita di Riau ini sangat bergantung pada minyak,” katanya.

Namun Said Hasyim yakin jika jajaran pemerintah dan masyarakat bersatu dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas, maka anggaran yang kecil bukan persoalan. Dia yakin dengan kepemimpinan yang jujur dan amanah Meranti bisa sejajar dengan daerah lainnya di Provinsi Riau.

R24/red/ndi 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam