riau24 Pj. Bupati : Demi Lancarnya Pemeriksaan Jangan Ada Data Yang Dimanipulasi | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pj. Bupati : Demi Lancarnya Pemeriksaan Jangan Ada Data Yang Dimanipulasi

0
Berita Riau -  Pj. Bupati : Demi Lancarnya Pemeriksaan Jangan Ada Data Yang Dimanipulasi
Meranti, Riau24.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menggelar Entry Briefing bersama Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan ini dilakukan jelang Pelaksaan Pemeriksaan Tahap Pertama atau pendahuluan terkait laporan keuangan daerah tahun 2015. Dimana pertemuan tersebut bertempat diruang rapat kantor Bupati Kabupaten Meranti, Selasa (2/2/2016).

Pada kesempatan itu Pj. Bupati Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto, MM menegaskan kepada setiap Satuan Perangkat Kerka Daerah (SKPD) untuk memanfaatkan semaksimal mungkin kehadiran Tim BPK RI untuk mengklirkan semua laporan keuangan daerah.

Rapat dipimpin langsung Pj. Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto MM bersama Perwakilan BPK RI Perwakilan Riau Azwir Putra didampingi Sekdakab Meranti, Drs H Iqaruddin dan Kepala Inspektorat H. Suhendi serta dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD, Camat dan Bendahara.

Dalam pemaparannya dihadapan kepada SKPD, Pj. Bupati Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto MM menyadari bahwa hal pokok dan mendasar dalam sebuah pemerintahan adalah pertanggung jawaban, untuk itu menegaskan, dalam pengelolaan keuangan daerah harus tertip dan taat aturan, seiring akan dilakukannya pemeriksaan keuangan tahap awal oleh Tim BPK RI, ia meminta perhatian dari seluruh Kepala SKPD untuk memanfaatkan kehadiran Tim BPK RI guna membimbing pembuatan laporan keuangan sehingga pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kepulauan Meranti semakin maju. "Manfaatkan kehadiran Tim Pemeriksa ini agar pengeloaan keuangan daerah semakin maju," ujarnya.

Untuk itu ia meminta seluruh Bendahara SKPD yang mengelola masalah kegiatan, penerimaan maupun pengeluaran untuk mempersiapkan diri sedemikian rupa agar hasil yang dilaporkan bersifat legal, rasional serta dapat dipertanggung jawabkan secara administrasi dan mengingatkan demi kelancaran berjalannya pemeriksaan BPK jangan ada data yang dimanipulasi. "Berikan informasi yang jelas dan tuntas, jangan ada sesuatu yang dimanipulasi, jika ada pasti tidak tuntas," pesannya.

Seperti diinformasikan oleh Azwir Putra dari BPK RI Perwakilan Riau yang juga bertanggung jawab sebagai Ketua Tim Pemeriksa BPK RI untuk Wilayah Kabupaten Meranti, seiring tiga bulan berakhirnya tahun anggaran Pemda, Tim BPK RI Perwakilan Riau akan melakukan pemeriksaan tahap pertama atau pendahuluan untuk mendapatkan informasi terkait pengeloaan keuangan daerah di Kabupaten Kabupatan Meranti, pemeriksaan tahap pertama akan dilakukan selama satu bulan.

"Tim BPK RI yang berjumlah 6 orang akan melakukan pemeriksaan kurang lebih 35 hari," ujarnya.

Pemeriksaan akan fokus pada pengendalian Saldo awal, Hutang, Piutang, Investasi, aset tetap, aset tak berwujud, lelang dan lainnya. Selain itu penekanan akan dilakukan pada hutang Per 31 Desember 2015. Selain itu khusus pemeriksaan dana pada Dinas Kesehatan, Dana BOS di Dinas Pendidikan, Belanja Modal 2015, Belanja Bansos dan Hibah terutama usai pelaksanaan Pilkada 2015 di Kabupaten Meranti.

Selain itu Tim dari BPK RI Perwakilan Riau juga akan memberikan bimbingan tentang pemanfaatan sistem pengeloaan Keuangan Berbasis Akrual yang saat ini sedang digunakan oleh Pemkab Meranti. "Sistem Akrual ini digunakan agar tidak salah arah dan laporan keuangan bisa dipertanggung jawabkan," ungkapnya.

Sementara Sekdakab Meranti, H. Iqaruddin menegaskan seiring akan dilakukannya pemeriksaan keuangan oleh BPK RI, ia menghimbau seluruh Kepala SKPD untuk tidak meninggalkan tempat apalagi untuk kegiatan yang tidak terlalu penting. "Kepada Kepala SKPD jika ada hal yang tidak penting agar tetap didaerah karena kita harus terus berkoordinasi dengan tim," tegas Sekda.

Sekda juga menyesalkan masih ada SKPD yang belum menuntaskan sisa uang yang harus dikembalikan ke kas daerah (UYHD) padahal masalah ini sudah harus tuntas Per 31 Desember 2015 lalu. "Bagi SKPD yang belum menuntaskannya saya minta segera dituntaskan,"pungkasnya.

R24/red/ndi 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru