riau24 Direktur RSUD Pasir Pengaraian: Tanda Tangan Saya Dipalsukan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Direktur RSUD Pasir Pengaraian: Tanda Tangan Saya Dipalsukan

0
Direktur RSUD Pasirpengaraian dr.Wildan Asfan Hasibuan, M.kes
Berita Riau -  Direktur RSUD Pasir Pengaraian: Tanda Tangan Saya Dipalsukan
Rohul, Riau24.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dr. Wildan Asfan Hasibuan M.Kes mengakui, tanda tangannya dipalsukan oleh oknum pelaku yang mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kerja terhadap puluhan calon tenaga honor.

Wildan mengungkapkan puluhan calon tenaga honor yang menjadi korban, atas janji bisa bekerja di RSUD Pasirpengaraian, dan sudah mengantongi SK bodong atau palsu dikeluarkan oknum tidak bertanggungjawab tersebut belum sempat bekerja.

"Mereka (korban) belum sempat masuk (kerja), karena kita tau tanda tangan di SK dipalsukan. Tanda tangan saya saja dipalsukan," ujar Wildan, Selasa (2/2/2016).

Wildan yang merasa curiga tak menerima sejumlah calon tenaga honorer tersebut bekerja di RSUD Pasirpangaraian, karena di dalam SK kerja banyak terjadi kejanggalan. Ia sudah melaporkan pemalsuan tanda tangan dirinya ke Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul, Ir. Damri.

"Tata cara penulisan salah, begitu juga penomoran suratnya. Apalagi kop surat nya bersalah-salahan," ungkap Wildan dan mengakui ada tanda tangan dirinya yang discan, dan asal coretan.

"Saya kan tau tanda tangan saya sendiri," tambahnya.

Wildan menambahkan dirinya sengaja tak melaporkan pemalsuan tanda tangan dirinya ke polisi, karena Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rohul Fajar Sidqy sudah lebih dulu melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan ke Polres Rohul pada November 2015 silam.

"Cukuplah satu orang saja yang melapor (Fajar Sidqy) melalui BKD (Rohul). Nantikan terbuka juga di Kepolisian," kata Wildan.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul ini menerangkan jumlah tenaga honor di RSUD Pasirpangaraian yang ditanggung dalam APBD Rohul ada sekira 300 orang, terdiri tenaga medis, para medis, Satpam, petugas dapur umum, hingga tukang cuci.

"Sementara, untuk petugas kebersihan atau cleaning service kerjasama dengan pihak ketiga," pungkas Wildan.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Muhammad Wirawan Novianto, dikonfirmasi riauterkinicom, mengatakan sudah memeriksa beberapa saksi dalam perkara dugaan pemalsuan tanda tangan terkait penerimaan tenaga honorer di RSUD Pasirpengaraian.

AKP M. Wirawan mengakui pihaknya akan bertemu dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sudah mengumpulkan bukti SK palsu atau bodong dengan tanda tangan palsu pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.‎

R24/red/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru