riau24 Johnny : Disnaker Pekanbaru ini Belum ada Terima Pengaduan Pelanggaran UMK | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Johnny : Disnaker Pekanbaru ini Belum ada Terima Pengaduan Pelanggaran UMK

0
Berita Riau -  Johnny : Disnaker Pekanbaru ini Belum ada Terima Pengaduan Pelanggaran UMK
Pekanbaru, Riau24.com - Tahun 2016 ini, telah disahkan besaran akan Upah Minimum Kota (UMK)Pekanbaru, Rp2.146.357. Seiring itu, pengusaha diwajib membayar hak normatif pekerja sesuai yang telah ditetapkan tersebut. Jika ini ada tidak sesuai, maka laporkan.

"Kita, sudah menyurati dan minta pada seluruh pengusaha ini, agar mentaati pembayaran UMK 2016. Karena ini, sudah disahkanya Plt Gubri. Dan sampai saat ini, tidak ada laporan pengaduan pekerja," kata Kepala Disnaker Pekanbaru Johnny Sarikoen, Kamis.

Dikatakannya, pada intinya kalau ada laporan yang masuk, dipasti akan ditindaklanjut segera. Tetapi hingga kini, belum ada laporanya dari pekerja. Namun ini, dihimbau pada pengusaha dan perusahaan membayarkan hak normatif untuk pekerja sesuai ditetapkan.

Lagi pula sebutnya, sampai disaat ini juga tidak ada dari perusahaan atau pun pengusaha mengajukan keberatanya terhadap UMK 2016. "Jadi kalau ada pekerja, yang hak normatif tidak dibayarkan ini tidak sesuai UMK. Maka bisa laporkan pada Disnaker," ujarnya.

Namun dikesempatan itu, Johnny mengatakan, jikalau memang ada pekerja yang dibayarkan upahnya tidak sesuai ketentuan. Namun ini jangan sampai lakukan aksi unjuk rasa dan disaran melaporkannya. Sebab sambungnya, jikalau demo ini timbulkan masalah.

Dikesempatan itu, Johnny ungkap bahwa dibayarkan UMK ini, tentu tidak membeda-bedakan kepada pengusaha. Makanya, ini pekerja yang di 'rumah-rumah' atau lainya juga seharusnya dibayarkan upah sesuai dengan ketentuan berlaku. Inikan hak bagi pekerja.

R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru