riau24 Pilkada Serentak, Politik Adodomba, DPR Dituding Keliru | Berita Riau
Rabu, 23 Mei 2018

Pilkada Serentak, Politik Adodomba, DPR Dituding Keliru

4
Berita Riau -  Pilkada Serentak, Politik Adodomba, DPR Dituding Keliru

Inhu, Riau24.com - Jika saja pemilihan kepala daerah dipilih oleh dewan, tentu ongkos politik besa lebih kecil bila dibandingkan pemilihan langsung oleh rakyat. Disamping itu, pejabat dan rakyatnya tidak ada yang merasa tersakiti oleh karena politik balas dendam maupun politik adu domba. Karna kalau pemilihan tidak langsung melalui dewan maka oknum kepala daerah tidak akan balas dendam kepada rakyat dan pejabat yang tidak memilihnya. Dan tidak ada politik balasbudi kepada orang yang memilihnya. Rakyat dan oknum pejabat yang jadi korban atas kekeliruan DPR RI yang telah membuat UU pemilihan Kepala Daerah langsung oleh rakyat. Untuk menghindari politik balasbudi dan politik balas dendam maupun politik adu domba, maka UU Pilkada haruslah direvisi.

Namun, politik devide et impera atau politik adu domba telah terkenal di Indonesia sejak jaman colonial  Belanda. Bangsa penjajah Belanda menguasai negeri ini selama lebih kurang 350 tahun salah satu sebab taktik devide et impera. Ini adalah sebuah strategi yang digunakan oleh pemerintah penjajahan kolonial Belanda untuk kepentingan politik, militer dan ekonomi. Politik adu domba digunakan untuk mempertahankan kekuasaan dan pengaruh penjajahan Belanda di Indonesia. Itu sejarah pengalaman bangsa kita.

Untuk kemakmuran rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa, saat ini kita jangan terjebak politik adu domba tersebut. Selaku Kepala Daerah untuk menjalankan amanah rakyat dan amanah Tuhan seorang Kepala Daerah dituntut berfikiran lebih dewasa dan berwawasan kebangsaan. Jangan mudah diadu domba oleh segelintiran oknum yang pada akhirnya menghambat pembangunan daerah bangsadan agama. Jujur , beriman dan bertaqwa ini adalah diantara rahasia seorang pemimpin jika ingin memajukan daerah kekuasaannya. Semua golongan hendaknya terwakili menduduki jabatan eselon II, III dan IV di Pemerintahannya sesuai dengan bigron latar belakang pendidikan disiplin ilmunya. Jangan dipaksakan sesorang yang tidak sesuai disiplin ilmunya menduduki sesuatu jabatan.  Inilah himbauan yang disampaikan S.Sulaiman salah seorang rakyat Indragiri Hulu(Inhu), Riau.

R24/red/hmn 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Selasa, 01 Mei 2018 17:35 wib
Buruan Daftar di Bolavita yang akan memberitahukan prediksi score bola di piala 2018
Misery
Senin, 05 Februari 2018 20:51 wib
Ayo join sekarang dan dapatkan promo special imlek dari kami sebesar Rp125.000 promo ini berkalu dari tanggal 16 februari sampai 28 februari ya....dengan syarat WD yang sangat gampang hanya melakukan TO 1x saja. Kami tunggu kedatangan Anda ya Bos & daftarkan diri Anda sekarang juga.. Banyak promo dan Hadiah Menarik Khusus Untuk Anda Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7B3130BF whatsapp : +6281326993756 wechat : ID303 line : cs.ID303
Juliana Lim
Jumat, 19 Januari 2018 13:58 wib
Untuk mengetahui info lebih lanjut anda bisa datang / hubungi Customer kami untuk bertanya persyaratan nya dan kami siap melayani anda sangat cepat. Buruan Claim Promo Angpao kami segera .. https://goo.gl/Q326fm HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) Terima Kasih Atas Kunjunganya...
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru