riau24 SEKDA: ANTISIPASI KEBAKARAN POLRES TEKEN MOU | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

SEKDA: ANTISIPASI KEBAKARAN POLRES TEKEN MOU

0
Berita Riau -  SEKDA: ANTISIPASI KEBAKARAN POLRES TEKEN MOU
Kuansing, Riau24.Com - Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan
dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi, maka Polres
Kabupaten Kuantan Singingi melakukan memorandum of understanding (MOU)
dengan sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kuansing.

Penandatanganan atau nota kesepahaman tentang karhutla hanya dilakukan
oleh Polres Kuansing dengan perusahaan perkebunan saja, sedangkan
Pemkab Kuansing hanya memberi motivasi, dan sifatnya membantu bersama
satuan kerja (satker) seperti Dinas Kehutanan, Dinas Pekebunan dan
Dinas Tanaman Pangan.

Dalam MOU karhutla tersebut, dilakukan langsung Kapolres Kuansing AKBP
Edy Sumardi P, S.Ik bersama pimpinan perusahaan perkebunan yang ada di
kuansing seperti PT. RAPP, PT. TBS, PT. DPN yang bertempat di Mapolres
Kuansing.

" Jadi penandatanganan atau nota kepahaman tentang Karhutla hanya
dilakukan oleh Polres bersama pihak perusahaan besar, sementara pemda
hanya memberi motivasi dan membantu bersama instansi terkait,"
Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi,
Drs. H. Muharman, M. Pd ketika di hubungi diruangkerjanya.

Menurutnya, Kebakaran hutan dan lahan di kuansing sering terjadi di
areal perkebunan, dan di kuansing juga banyak perusahaan yang bergerak
di bidang perkebunan seperti PT. RAPP, PT. TBS, PT. DPN, PT. MAS, PT.
WJT dan sebagainya.

Oleh karena itu, Penandatangan MoU ini merupakan upaya untuk mengikat
perusahan perkebunan untuk turut serta dalam pencegahan dan penanganan
kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan di kuansing. Dengan
adanya MoU ini, diharapkan perusahaan bisa lebih serius dalam
mengantisipasi terjadinya kebakaran, sehinga musibah asap yang terjadi
seperti tahun-tahun sebelumnya tidak lagi terulang.

Sementara untuk mengantisipasi agar jangan sampai terulang kebakaran
hutan dan lahan tersebut, maka setiap perusahaan diwajibkan untuk
membuat lumbung air sebagai sumber air saat terjadi musim kemarau
dilokasi rawan kebakaran, dan bagi daerah gambut juga harus membuat
(blocking kanal) agar bila terjadi musim kemarau juga menyerap air,"
tukasnya.

R24/red/zar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru