riau24 PN Pasirpengaraian Gugurkan Praperadilan Polsek Kunto Darussalam | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

PN Pasirpengaraian Gugurkan Praperadilan Polsek Kunto Darussalam

0
Humas PN Pasirpengaraian Binsar
Berita Riau -  PN Pasirpengaraian Gugurkan Praperadilan Polsek Kunto Darussalam
Rohul,Riau24.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) gugurkan praperadilan diajukan pemohon Pontas Sihombing (61) dengan termohon Polsek Kunto Darussalam.

Demikian putusan Hakim tunggal PN Pasirpengaraian, Budi Setiawan, pada sidang agenda putusan, Kamis (4/2/2016) sore kemarin. Dalam putusannya, hakim memutuskan praperadilan diajukan Pontas, warga Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, sudah gugur, karena perkara pokok, yakni perkara perusakan sudah dilimpahkan ke Pengadilan.

Humas PN Pasirpengaraian, Binsar Samosir, membenarkan putusan Hakim Budi Setiawan. Menurutnya, perkara pokok perusakan mobil milik Supendi dilakukan Pontas Sihombing pada Rabu 13 November 2013 silam sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Caltek KM 31 Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, sudah dilimpahkan ke Pengadilan, pada Rabu (3/1/2016) lalu.

"Hal itulah yang menjadi dasar kita menggugurkan permohonan praperadilan Pak Pontas Sihombing," ungkap Humas PN Pasirpengaraian, Binsar.

Ia menambahkan adanya pernyataan dari pemohon Pontas yang tidak terima dengan putusan Hakim, karena dinilai tidak adil dalam memutuskan perkara, Binsar mengakui putusan sudah sesuai aturan berlaku.

Soal adanya perdamaian antara pemohon Pontas dengan Supendi sebelumnya, Binsar mengatakan masalah itu di luar kontek pengadilan.

Kapolsek Kunto Darussalam AKP Yulisman dikonfirmasi wartawan via selulernya mengatakan jajaran Polres Rohul, khususnya Polsek Kunto Darussalam mengucapkan terima kasih ke PN Pasirpengaraian yang sudah menjalankan tugasnya.

Menurutnya, penangkapan dan penahanan dilakukan penyidik Polsek Kunto Darussalam sudah sesuai prosedur.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Pontas Sihombing, Hotman Tobing mengatakan kliennya praperadilkan Polsek Kunto Darussalam karena dinilai salah dalam penetapan hukum, dan melanggar hak asasi terhadap Pemohon.

Menurutnya, penangkapan dan penahanan pemohon Pontas yang kini sudah berstatus terdakwa dari perkara perusakan, dinilai Hotman tidak sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981, tentang Ketentuan Umum Untuk Acara Pidana (KUHAP).

Perkara dialami Pontas Sihombing awalnya proses perdata antara Supendi Tjuatja dengan latar belakang transaksi jual beli tanah sekitar 10 hektar milik Pontas di KM 32 Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul dengan harga jual Rp 18 juta per hektar.

Dari kesepakatan dengan Pontas, Supendi baru membayar uang muka sebesar Rp 20 juta pada 2 April 2012 silam, namun sisanya tak jelas kapan dilunasi oleh Supendi.

Merasa dibohongi, pada Rabu 13 November 2013 sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Caltek KM 31 Desa Pauh, Pontas menemui Supendi. Saat diberhentikan, sepeda motor Pontas sempat ditabrak Supendi. Karena tak mau berhenti, Pontas melempar batu hingga mengenai kaca mobil.

Pontas dan Supendi sendiri sudah melakukan perdamaian di Polsek Kunto Darussalam semasa Kapolsek AKP Ramadani. Pontas membayar uang perdamaian sebesar Rp 20 juta, sekaligus uang mencabut perkara. Pada 26 November 2013, Pontas dikeluarkan dari Lapas Klas II B Pasirpengaraian.

Meski sudah damai, anehnya dengan bergantinya Kapolsek Kunto Darussalam dari AKP Ramadani digantikan AKP Yulisman, perkara perusakan dilakukan Pontas diangkat kembali.

Pada 27 Oktober 2015 sekira pukul 09.30 WIB, Pontas diundang Supendi ke Kantor Desa Pauh. Namun, usai pertemuan dengan Supendi dan perangkat desa, tiga anggota Polsek Kunto Darussalam menangkap Pontas Sihombing.

Perkara perusakan dengan terdakwa Pontas Sihombing ini saat ini masih dalam proses persidangan di PN Pasirpengaraian.

R24/red/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru