riau24 Aksi Sosial Gotong Royong Bersih-bersih Kampung Pasca Banjir di Buluhcina | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Aksi Sosial Gotong Royong Bersih-bersih Kampung Pasca Banjir di Buluhcina

0
Berita Riau -  Aksi Sosial Gotong Royong Bersih-bersih Kampung Pasca Banjir di Buluhcina
Pekanbaru,Riau24.com- Sekitar 150 Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Mahasiswa Kesehatan Riau (IPM-Kesri), BEM Universitas Riau (BEM-UR) ditambah komunitas Nusantara Indonesia Pageant (NIP), Bujang dan Dara Riau melakukan Aksi Sosial Gotong Royong Bersih-bersih Kampung Pasca Banjir serta Penyuluhan Kesehatan di Desa Buluh Cina Kec. Siak Hulu Kampar.
 
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dilokasi adalah berupa , kegiatan gotong royong bersama masyarakat, Penyuluhan Kesehatan dari rumah ke rumah, demo pembuatan saringan dengan tehnologi sederhana dalam upaya penyediaan air bersih dan juga pengobatan gratis bagi masyarakat setempat serta pemberian makanan tambahan berupa biskuit bagi anak sekolah.
 
Berawal dari keinginan para mahasiswa untuk ikut berpartisipasi aktif dalam membantu program kesehatan dalam sebuah pertemuan awal dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau H. Andra Syafril, SKM, M.Kes beberapa waktu yang lalu.  
 
Tim Media Center Dinkes Provinsi Riau menggulirkan wacana aksi sosial dalam bentuk “Gotong Royong Bersih-bersih Kampung” yang baru saja dilanda banjir untuk mengakomodir kepentingan masyarakat yang disambut dengan antusias oleh IPM-KesRi, BEM UR dan juga NIP Pekanbaru. 
 
Sesuai dengan arahan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, maka Koordinator Tim Media Center Dinkes Riau mencoba menjembatani dan melakukan koordinasi lintas program (UPT PKK-PSDMKOM, Promkes dan P2) di Dinas Kesehatan untuk pelaksanaan dan penyediaan media maupun logistik kesehatan.
 
Karena IPM-Kesri yang diketuai oleh H. Muhammad Zuhri ini merupakan organisasi kemahasiswaan kesehatan yang tergabung dari beberapa BEM Institusi pendidikan kesehatan, maka untuk membantu pelaksanaan program kesehatan maka dilakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang antisipasi terhadap penyakit-penyakit yang mungkin timbul setelah banjir. 
 
Sedangkan dari BEM UR yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu akan melakukan demo pembuatan saringan air dengan tehnologi sederhanayang dikoordinir oleh Menteri Kesehatan BEM UR, Abrar.
Selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kampar melalui Kepala Bidang P2PL Dedi Sambudi, SKM, M.Kes yang kemudian berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas  dan Camat Siak Hulu serta Kepala Desa Buluhcina dan Ketua Karang Taruna setempat.
 
Kegiatan ini juga mengacu kepada undang-undang penanggulangan bencana dimana ada 3 strategi penanggulangan yang dilakukan dalam kondisi tanggap darurat yakni;  upaya preventif sebelum bencana, pada saat bencana dan masa pemulihan pasca bencana.
 
Untuk mendukung penyediaan konsumsi peserta, dilakukan koordinasi yang langsung disanggupi oleh Kepala Dinas Sosial Drs. H. Syarifuddin AR, M.Si, karena ini juga merupakan salah satu tupoksi Tagana Dinsos dalam tanggap bencana. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Provinsin Riau, mendukung sepenuhnya kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini karena ini adalah bentuk pengabdian civitas akademika dan merupakan langkah awal yang diharapkan akan menjadi trend positif dan motivasi bagi masyarakat maupun komunitas-komunitas yang berkeinginan berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat terutama pasca bencana. 
 
Acara yang didukung oleh 2 SKPD ini ( Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Riau), diharapkan akan membawa aura positif dan sebagai stimulan bagi komunitas maupun organisasi kemasyarakatan untuk turut melakukan tanggap bencana dalam masa recovery (pemulihan) pasca bencana.
 
Selama ini kegiatan tanggap bencana hanya dilakukan pada saat bencana, padahal banyak permasalahan yang timbul justru pada saat pasca bencana seperti lingkungan yang tidak bersih, penyakit-penyakit yang mungkin akan timbul karena sanitasi dan sumber air yang tidak baik. Ia berharap, kegiatan ini dapat dilakukan juga di desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana banjir.
 
Dengan sasaran sebanyak + 500 KK yang terbagi dalam 4 dusun ini terbagi dalam 2 wilayah, di depan dan seberang sungai, untuk itu mahasiswa membagi diri menjadi 41 tim masing-masing 3 anggota yang dipimpin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru