riau24 38 Ribu Arsip Kuno Peninggalan Kerajaan Siak Utuh Kembali | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

38 Ribu Arsip Kuno Peninggalan Kerajaan Siak Utuh Kembali

0
Berita Riau -  38 Ribu  Arsip Kuno Peninggalan Kerajaan Siak Utuh Kembali

Siak, Riau24.com - Salah satu daerah yang mempunyai peninggalan sejarah yakni kabupaten Siak berupa bangunan yang menyimpan sejarah dan benda-benda bersejarah pada jaman dahulunya. Kini 30.000 Arsip Kuno yang telah direstorasi dan telah diserahkan Rabu,(10/2/2016) kepada Disparpora Siak di Rumah Baca Pustaka Daerah Siak Sri Indrapura.

Sejak di lakukannya Retorisasi dari pusat arsip kuno yang ada dikabupaten siak pada tahun 2013, pemerintah daerah kabupaten pada tahun lalu  melanjutkan retorisasi menggunakan anggaran 2015 dan telah rampung pada november 2015.

Dari benda bersejarah tersebut telah rampung diselesaikan oleh pihak pengelola restorasi melalui perpustakaan daerah kabupaten siak, pariwisata, Hukum sebanyak 30.000 lembar yang sudah dilakukkan restorasi dan kini dalam keadaan utuh. Sehingga jumlah arsip kuno  sebanyak 38.000.

Dalam hal ini perlu perhatian khusus sehingga kelestarian dan keaslianya tetap terjaga keutuhanya hingga nantinya. Hal inilah salah satu peninggalan sejarah yang kini telah dilakukkan, dengan pemeliharaan khusus dari arsip-arsip kuno, dengan adanya peninggalan dari zaman kerajaan siak ini pun telah direstorasi atau pengembalian dan pemulihan kepada keadaan semula.

Ketua tim pelaksanaan restorasi Jamaluddin yang mana selaku asisten 3 mengatakan restorasi telah rampung dilakukan dibulan november 2015,"retorasi ini selesai bulan november, dan sekarang penyerahan secara langsung kepada dispora,"ujarnya.

Hingga saat ini arsip-arsip kuno peninggalan sejarah yang ada di istana siak sebanyak 38.000 yang didalamnya  berbahasa inggris, belanda, dan arab.
" masih ada lagi arsip-arsip yang belum di retorasikan, jika di database dari pusat terdapat 68.000 arsip kerajaan yang ada,"katanya.

Dalam perawatan dan penempatan arsip ini juga tidak sembarang, sebab harus diletakkan diruang dan tempat yang suhu udaranya normal, tidak berubah-ubah, sehingga dengan hal ini membuat umur arsip dapat lebih lama bertahan.

Arsip- arsip yang dikumpulkan ini adalah arsip yang dulunya disimpan di istana siak berupa dokument dokument peninggalan sejarah kerajaan siak, berupa naskah, konsep surat, tulisan tangan raja, sehingga dengan berjalannya waktu dan usia arsip kuno ini mengalami penuaan rapuh dimakan usia sehingga dengan  dilakukan retorasi aset peninggalan ini kembali seperti semula. Dan kembali diletakkan ke Istana Aserayah Al Hasimiyah.

Khusus untuk arsip ini pun belum dapat di publikasikan secara umum, namun jika ada hendak meneliti sebagai tugas hal ini pun diperbolehkan,"untuk saat ini arsip hanya boleh digunakan  tergantung kepentingan, misalnya untuk kepentingan tugas dan harus ada surat resmi,"terangnya.

Pasalnya,  pengumpulan arsip kuno
masih hanya sebatas yang ada di istana siak, sedangkan arsip-arsip yang berada diluar istana atau masih disimpan oleh masyarakat belum dilakukkan pengumpulanya karena harus melalui berbagai tahapan sehingga baru arsip yang ada di istana saja yang baru dilakukkan restorasi.

"kita sebenarnya sudah mempersiapkan agenda penyerahan ini beberapa waktu lalu, namun pihak kadis parpora belum ada waktu, sehingga baru inilah terealisasikan penyerahan ini,"terang kepala perpusda siak.

R24/red/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru