riau24 Dampak Banjir, 175 Hektar Tanaman Padi di Rohul Rusak | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Dampak Banjir, 175 Hektar Tanaman Padi di Rohul Rusak

0
Berita Riau -  Dampak Banjir, 175 Hektar Tanaman Padi di Rohul Rusak
Rohul, Riau24.com - Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Mubrizal mengungkapkan, hingga Kamis (11/2/2016) laporan mengenai lahan padi yang terendam bencana alam banjir ada sekitar 175 Hektar (Ha).
 
Mubrizal mengatakan, 175 Ha tanaman padi yang ter‎endam banjir tersebut, 166 ha merupakan tanaman Padi Gogo, sedangkan 9 ha nya lagi adalah Padi Sawah, dari berbagai daerah yang ada di Rohul.
 
Untuk Padi Gogo yang terendam banjir sekitar 166 Ha tersebut, berada di berbagai kecamatan. Di Ujungbatu padi yang terendam banjir seluas 5 Ha, Kunto Darussalam 60 Ha, Bonai Darussalam 40 Ha, Kecamatan Kepenuhan Hulu 15,5 Ha, dan Kecamatan Rokan IV Koto sebanyak 45,5 Ha.
 
"Kalau untuk padi sawah yang 9 ha tersebut terdiri dari 2 ha di Kecamatan Ujungbatu dan 7 hektar di Kecamatan Kepenuhan," katanya.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, rata-rata Padi Gogo yang terkena banjir tersebut masih berumur 130 hari, sedangkan untuk Padi Sawah masih berumur 90 hari. 
 
Saat ditanya dari 175 Ha  padi, baik jenis Sawah maupun Gogo‎ yang terendam banjir ada yang mengalami Fuso (gagal panen), dirinya mengatakan, untuk saat ini belum ada laporan terbaru mengenai lahan padi yang mengalami Fuso dari masyarakat.
 
"Kemarin sudah kita laporkan 17 ha lahan yang mengalami Fuso, pada Senin (8/2/2016) lalu, untuk laporan adanya tanaman padi yang mengalami Fuso masih belum ada," jelasnya.

Mubrizal menjelaskan, semua lahan padi yang terkena banjir tersebut merupakan musim tanam tahun 2015, dan perlu diketahui, di Kecamatan Rokan IV Koto, masih dalam persemayan sekitar 53 Ha. 
 
Dirinya juga menambahkan, untuk padi yang mengalami Fuso, pihak nya telah melaporkannya kepada pihak Provinsi untuk meminta bantuan pengadaan bibit tanam. Dan hal tersebut membuahkan hasil, pihak Provinsi telah memberikan bantuan bibit tanam.
 
Ia menghimbau kepada seluruh petani tanaman pangan, bila lahannya terkena banjir atau mengalami Fuso. Segerta laporkan kepada dinas TPH untuk dilakukan pendataan, yang nantinya akan dilaporkan ke pihak Provinsi untuk meminta bantuan.
 
"‎Segera laporkan ‎kalau lahan masyarakat terkena banjir. Supaya cepat dilaporkan, sehingga pihak Provinsi bisa melakukan tindakan untuk memberikan bantuan," pungkasnya.‎

R24/red/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru