riau24 Effendi Simbolon Kader PDIP ini Harus Meminta Maaf pada Warga Melayu | Berita Riau
Senin, 21 Mei 2018

Diultimatum 2 X 24 Jam

Effendi Simbolon Kader PDIP ini Harus Meminta Maaf pada Warga Melayu

1
Berita Riau -  Effendi Simbolon Kader PDIP ini Harus Meminta Maaf pada Warga Melayu
Pekanbaru, Riau24.com -  Terkait pernyataan dilontarkan kader dari PDIP Effendi Simbolon, lecehkan Melayu. Maka, diminta sesegera meminta maaf. Dengan diberikan ultimatum 2 X 24 jam. 
 
Pasalnya pernyataannya anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil Riau ini, diketika menyindir ada gabunganya tiga partai yang tergabung dalam oposisi Koalisi Merah Putih (KMP) yang dengan mendadak mendukung terhadap pemerintahan Presiden Jokowi. 
 
Diketika itu, Effendi Simbolon ada menyebut, ketiga partai memakai konsep demokrasi itu ala melayu, sehingga tidak memiliki idealisme. "Mungkin, demokrasi ala melayu begitu ya. Enggak idealisme. Kan berbeda kalau zaman dulunya itu ada ideologi. Sekarang ini hanya pragmatisme, transaksional semua," kata Effendi saat itu.
 
Maka statmen yang dilontarkanya (Effendi Simbolon, red) tersebut, membuat telinga orang melayu di Riau menjadi 'kepanasan'. Dan ini disikapi Gerkan Rakyat Melayu Mengamuk (Gerram). Wan Andi Gunawan selaku Koordinator Lapangan Geramm menilai bahwa kapasitas pengetahuan sejarah Effendi sebagai wakil rakyat di DPR RI masih dipertanyakan.
 
"Kita bisa mengukur kapasitas pengetahuan sejarah bangsa Indonesia oleh beliau, yang tidak tau apa-apa tentang Indonesia. Tetapi masih merasa menjadi orang yang paling benar di ibu kota sana," terang Wan Andi Gunawan.
 
Untuk mempertanggungjawabkan pernyataan Efendi yang dinilai telah melukai hati orang-orang melayu, Gerram meminta kepada kader PDIP ini sesegera meminta maaf secara terbuka pada warga melayu di Nusantara. Karena ini telah dengan sengaja menghina bahkan juga melecehkan suku melayu.
 
"Kita minta pada Effendi Simbolon itu dengan segera meminta maaf langsung kepada orang melayu se Nusantara. Permintaan maaf itu secara terbuka. Karena sudah melecehkan suku melayu. Maka, kita beri ultimatum itu 2 X 24 jam kepada Effendi Simbolon merupa kader PDIP," tuntutnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Juliana Lim
Minggu, 06 Mei 2018 14:31 wib
Buruan Daftar di Bolavita yang akan memberitahukan prediksi score bola di piala 2018 / WA: 081377055002 / BBM: D1A1E6DF
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru