riau24 Pengamat: Perseteruan Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Harus Ditanggapi Serius Gubernur | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pengamat: Perseteruan Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Harus Ditanggapi Serius Gubernur

0
Berita Riau -  Pengamat: Perseteruan Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Harus Ditanggapi Serius Gubernur
 
Pekanbaru, Riau24.com - Konflik antara kepala daerah dan wakil di Kabupaten Kuansing, semestinya ini menjadi yang perhatian serius dari Gubernur Riau. Pasalnya, ini setelah sekian lama hubungannya antara bupati dan wakil bupati itu, terkuak kurang harmonis ataupun memanas. 
 
Seperti diketahui, kejadiannya itu terlihat, Rabu (10/2) pagi, pekan lalu ini, kedua pemimpin Kuansing ini nyaris adu jotos. Beruntung itu kedua pemimpin daerah tersebut dipisahkan beberapa pegawai dan ajudan masing-masing. Sehingga, perkelahiannya pemimpin, hanya ini sebatas perang mulut. 
 
Kendati perang mulut, kejadian ini membuat sejumlah pegawai yang berada di Kantor Bupati jadi kaget dan bahkan pot bunga terletak di tangga kantor bupati tersebut jadi pecah. Artinya, ada-ada saja ulah kelakuan dari pejabat di Kuansing ini tiap kesempatan, saling serang menyerang 'menjatuhkan'.
 
Terkait hal ini, disebut Pengamat Politik dan Pemerintahan Mexasai Indra, bahwa pertengkaran Bupati dan Wakil Bupati Kuansing dinilai tiidak etis. Sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah mestinya bisa saling menahan diri. "Ini tidak etis, kejadian pemimpin Kuansing. Memalukan," ungkapnya.
 
Seharusnya, kata Mexasai Indra, itu tidak etis. Karena, hal sebagai bupati dan wakil bupati di daerah itu mestinya bisa saling menahan diri. Sebab, harus dapat memberi contoh baik pada masyarakatnya, bukan dengan menampakkan hal tingkah laku yang memalukan ini ditengah masyarakatnya. 
 
Tapi dalam hal ini, Mexasai Indra, juga mengatakan, sebaiknya dari Gubernur Riau sesegera mungkin dapat menyelesaikan perseteruan antara bupati dan wakil bupati lagi berseteru tersebut. Namun, yang lebih diutamakan masing-masing pihak berseteru itu harus mampu ini menghindari demikian.
 
"Sebaiknya ini, Gubenur itu harus turun tangan guna mendamaikan kedua belah pihak. Dikarena, pola masyarakat yang akan cenderung mencontoh seorang tokoh. Kalau, perseteruan tersebut tidak segera diselesaikan, maka semua dapat terseret pada kondisi yang panik, dan kian panik," katanya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru