riau24 Harga Karet di Rohul Makin Anjlok Rp 3000/Kg | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Harga Karet di Rohul Makin Anjlok Rp 3000/Kg

0
Berita Riau -  Harga Karet di Rohul Makin Anjlok Rp 3000/Kg
Rohul, Riau24.com - Nasib dari petani Karet Kian mmperihatinkan, mengapa tidak, harga perkilogram (Kg) karet hanya dibeli dari petani seharga Rp.3 ribu/Kg nya, hal ini sangat jauh dari yang diharapkan para petani karet.
 
Rianto misalnya, petani karet di desa Pasir Intan kecamatan Bangun Purba kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hanya bisa pasarah melihat harga karet tak yang kian anjlok di kisaran Rp. 3 ribu.
 
"Dapat apa pak, kalau cuman harganya Rp.3 ribu/kg nya. Beli beras 1/2  kg ‎saja gak bisa. Apalagi mau yang lain. Palingan cuman bisa beli tiga bungkus kerupuk pak," katanya dengan nanda lesu, Minggu (14/2/2016).
 
Ia menambahakan, dengan harga karet yang kian anjlok, dirinya harus mencari kerjaan sampingan agar kebutuhan Rumah tangganya bisa terpenuhi, tak jarang, dirinya harus meminjam uang kepada sanak saudaranya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
 
Dirinya mengakui, dalam seminggu hasil kebun karetnya menghasilkan 100 kg, untuk 1 hektar (ha) karet. Jika harga per kg karet hanya Rp.3 ribu. Pengasilanya, cuman berkisar Rp.300 ribu saja.
 
"Kalau dilihat kebelakang mas, zamanya pak SBY, karet pernah mencapai Rp.13 Ribu/kg. Dan sekarang sangat jauh dari apa yang kami harapkan," ungkapnya.
 
Rianto menjelaskan, tak hayal dirinya meminjam uang kepada tetangganya, jika harga karet/kg masih di kisaran Rp. 3 Ribu. Pasalnya, hal tersebut akan jauh bertolak belakang dengan harga sembako yang kian lama, semakin naik.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, jika harga karet tak kunjung naik, dirinya yakin. Akan banyak masyarakat yang masuk dalam garis kemiskinan, tentunya hal ini sangat membahayakan bagi negeri Seibu suluk.
 
Dirinya berharap kepada pemerintah, untuk segera mengambil kebijakan terkait anjloknya harga karet. Bila tidak cepat mengambil kebijakan, tentunya akan semakin parah dan prekonomian masyarakat akan semakin rendah.
 
Hal senada juga diungkapkan Marmo, warga Desa Rambah Muda kecamatan Rambah Hilir. Harga karet yang hanya berkisar di angka Rp.3500/Kg nya, sangat membahayakan prekonomian para petani karet. 
 
Jika hal ini terus terjadi dan tak kunjung ada kenaikan, dirinya khawatir anaknya yang berada di bangku Kuliah, akan terhenti, akibat kebutuhan semakin tinggi.
 
"Tolong pak pemerintah, perhatikan kami petani karet. Banyak kebutuhan kami yang tidak bisa terpenuhi akibat harga karet semakin anjlok," harapnya.
 
Berbeda dengan petani karet, Wakiran petani Sawit mengaku harga sawit sudah diharga Wajar yakni berkisar di harga Rp.1000/kg nya. Dengan harga dikisaran seribu tentunya, sudah mulai membaik.
 
"Alhamdulilah harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sudah diangka normal. Mudah mudahan bisa semakin naik lagi, sehingga kesejahteraan petani sawit kian sejahtera," ungkapnya.

R24/red/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru