riau24 Dishub Dumai Usulkan Bantuan Alat Uji Emisi ke Kemenhub RI | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Dishub Dumai Usulkan Bantuan Alat Uji Emisi ke Kemenhub RI

0
Berita Riau -  Dishub Dumai Usulkan Bantuan Alat Uji Emisi ke Kemenhub RI

Dumai, Riau24.com – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai tahun ini mengajukan permohonan bantuan alat uji emisi gas buang kendaraan bermotor ke Pemerintah Pusat melalui APBN perubahan 2016.

“ Dinas Perhubungan Kota Dumai tahun ini mengajukan permohonan bantuan alat uji emisi gas buang kendaraan bermotor ke Pemerintah pusat melalui APBN perubahan 2016,” ujar Kepala Dishub Dumai Bambang Sumantri, kemarin.

Dijelaskannya, Dishub mengusulkan 4 unit mesin uji emisi ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“ Anggarannya saya lupa, namun secara keseluruhan sebesar Rp35,7 Milyar. Anggaran itu termasuk untuk melengkapi fasilitas di Terminal Barang, Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) yang berada di Jalan Soekarno – Hatta dan Terminal AKAP di Kelakap Tujuh,” terangnya.

Lanjutnya, bantuan itu di ajukan lewat APBN Perubahan 2016. Jika tidak lolos akan di usulkan melalui Dana Alokasi Kusus (DAK) Komisi V DPR RI. Kebetulan belum lama ini Anggota Komisi V DPR RI  Ir. Rendy M. Affandy Lamadjido, MBA meninjau progres pembangunan di Kota Dumai khususnya di bidang Perhubungan.

“ Dalam kunkernya, Komisi V siap membantu,” sebutnya.

Menurut Bambang, jika disetujui bantuan mesin uji emisi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor uji emisi.

“ Jika disetujui, bantuan mesin uji emisi dapat meningkatkan PAD dari sektor uji emisi, sebab Pemerintah Kota Dumai sudah mengesahkan Perda nomor 6 tahun 2014 tentang restribusi pengujian kendaraan bermotor. Perda tersebut sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat Kota Dumai,” bebernya seraya menambahkan, semula akan dianggarkan di APBD Dumai 2016, lantaran anggaran terbatas kita usulkan ke Pemerintah Pusat melalui Kemenhub, mudah-mudahan usulan ini diterima.

Dijelaskan mantan Kadisdukcapil Kota Dumai ini, Perda uji emisi mengacu pada peraturan Menteri Perhubungan RI tentang Pengujian Kendaraan Bermotor. Selain itu, mengacu  surat edaran Mentri lingkungan Hidup Nomor B/38-X/MenLH/12/2013 perihal persyaratan lulus uji emisi untuk perpanjangan STNK. Peraturan tersebut berlaku untuk seluruh kendaraan bermotor baik roda dua dan empat.

“ Berdasarkan Perda tersebut untuk kendaraan roda dua akan dikenakan biaya sebesar Rp15.000 sekali uji emisi sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp.20.000. angka tersebut untuk meningkatkan PAD dari sektor uji emisi gas buang,” urainya.

Selain untuk meningkatkan PAD, tujuan dari kegiatan uji emisi ini juga sebagai upaya menggurangi tingkat pencamaran atau polusi udara akibat aktivitas kendaraan bermotor, sekaligus mewujudkan Dumai Go green untuk mendukung program global warming.

Alat yang digunakan untuk mengukur ambang batas gas buang bernama smook tester (uji asap), alat tersebut khusus bagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar jenis solar. Sedangkan bagi kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar jenis bensin menggunakan alat yang bernama CO/HC tester atau gas analizer. 

Masing-masing mesin tersebut digunakan untuk mengukur gas buang seperti karbon monoksida (Co), dan Hidro Karbon. Keduanya merupakan gas yang berbahaya selain dapat mengancam kesehatan manusia gas tersebut juga berbahaya bagi alam semesta.

R24/red/dik

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru